BBCA, BMRI, ARTO, dan GOTO Masuk Pantauan, IHSG Masih Tertahan Di Area Konsolidasi

Saham perbankan besar dan saham teknologi kembali menjadi titik perhatian saat IHSG mencoba mempertahankan penguatan terbatas. Di tengah pasar yang masih selektif, BBCA, BMRI, ARTO, dan GOTO ikut masuk radar investor yang mencari peluang rebound dengan dukungan akumulasi beli.

Pergerakan indeks masih berada dalam area yang sensitif karena IHSG sedang menguji resisten terdekat. Setelah sempat tertekan volatilitas pada sesi sebelumnya, ruang kenaikan pasar diperkirakan belum lepas sepenuhnya dari tekanan jangka pendek.

Fokus ke saham berfundamental kuat

Minat pasar saat ini cenderung mengarah ke saham dengan fundamental kuat, terutama yang terkait pemulihan daya beli masyarakat dan digitalisasi ekonomi. Kondisi itu membuat sektor perbankan dan teknologi kembali menonjol di antara pilihan investor.

BBCA dan BMRI tetap dipandang menarik untuk jangka panjang karena karakter bisnis keduanya yang kuat di sektor perbankan. Keduanya juga berada dalam pantauan karena selektifnya akumulasi beli pada saham bank besar.

Saat IHSG bergerak dalam konsolidasi, saham defensif dan likuid seperti BBCA serta BMRI sering menjadi pilihan utama. Daya tarik dua saham ini sejalan dengan fokus investor pada emiten berfundamental kuat di tengah pasar yang masih hati-hati.

ARTO dan GOTO menunggu dukungan support

Selain bank besar, ARTO dan GOTO ikut dicermati selama mampu bertahan di atas support kuat. Untuk ARTO, proyeksi ekspansi kredit berada di kisaran 25% hingga 30% pada tahun ini, dengan Net Interest Margin atau NIM yang terjaga di level 8,5%.

Meski prospeknya masih menarik, investor tetap perlu memperhatikan Cost of Credit yang diperkirakan naik ke rentang 4,1% hingga 4,6%. Artinya, pertumbuhan kredit yang agresif tetap perlu diimbangi pengawasan kualitas aset agar laba bersih tetap terjaga.

GOTO juga masuk dalam daftar saham yang dipantau untuk peluang rebound. Dalam kondisi pasar yang selektif, saham seperti ini biasanya baru mendapat respons lebih kuat jika dukungan teknikalnya tetap terjaga.

IHSG masih bertahan dalam zona konsolidasi

Secara teknikal, IHSG masih berada dalam rentang konsolidasi yang dinilai positif bila melihat data historis dan pergerakan bursa global. Pada penutupan perdagangan terakhir, IHSG berada di level 7.313 setelah turun 0,11%.

Di saat yang sama, bursa Amerika Serikat bergerak melemah tipis. Dow Jones turun 0,52% ke 46.358,42, S&P 500 melemah 0,28% ke 6.735,11, dan Nasdaq terkoreksi 0,08% ke 23.024,62.

Meski demikian, pasar domestik dinilai cukup tahan berkat pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil. Hal ini membuat ruang penguatan IHSG masih terbuka, walaupun pergerakannya cenderung terbatas.

Arus asing dan level penting jadi penentu

Perhatian pelaku pasar juga tertuju pada kembalinya arus masuk modal asing setelah sebelumnya mencatat aksi jual bersih yang cukup signifikan. Di sisi lain, investor menunggu rilis data ekonomi domestik serta laporan keuangan kuartal pertama emiten besar di Bursa Efek Indonesia.

Secara teknikal, support IHSG diperkirakan berada di kisaran 7.265, sedangkan resistance terdekat ada di 7.355. Area ini menjadi acuan penting untuk membaca apakah penguatan masih bisa berlanjut atau justru kembali tertahan.

Dalam situasi rupiah yang masih fluktuatif terhadap dolar AS, strategi buy on weakness di area dukungan masih dianggap relevan bagi sebagian pelaku pasar. Investor juga diminta disiplin menentukan stop loss dan target price saat bertransaksi.

Saham lain ikut terbaca akumulasi

Di luar nama-nama utama tersebut, TPIA dan EXCL juga menunjukkan pola akumulasi yang cukup konsisten dalam sepekan terakhir. MBMA ikut masuk radar seiring kenaikan harga komoditas nikel di pasar internasional.

Kombinasi sentimen sektor, laporan keuangan, dan arus modal asing membuat pasar bergerak lebih selektif. Dalam kondisi seperti ini, saham dengan katalis kuat cenderung lebih cepat masuk radar rebound dibanding emiten yang hanya mengandalkan pergerakan sesaat.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer