248 UMKM Digerakkan ke Konten Digital, BBPVP Semarang Fokus ke Kerapian Usaha

Sebanyak 248 pelaku UMKM dan wirausaha pemula di Jawa Tengah mengikuti pelatihan literasi keuangan dan digital yang digelar BBPVP Semarang. Program ini menempatkan kerapian pengelolaan usaha dan kemampuan promosi digital sebagai bekal utama agar pelaku usaha kecil lebih siap menghadapi pasar yang makin digital.

Pelatihan tersebut berlangsung mulai 2 hingga 14 Juli 2026 dan dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis para peserta dalam aktivitas usaha harian. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan usaha, pembuatan konten promosi digital, serta strategi pemasaran berbasis media sosial.

Bekal yang saling melengkapi

Literasi keuangan dan kemampuan digital diposisikan sebagai dua keterampilan yang saling mendukung dalam pengembangan UMKM. Pengelolaan keuangan yang tertib membantu pelaku usaha membaca kondisi bisnis dengan lebih jelas, sedangkan promosi digital memperluas jangkauan pasar.

Dengan pendekatan itu, peserta diharapkan tidak hanya memahami pencatatan dan pengaturan keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkan kanal digital untuk memasarkan produk dan layanan mereka. BBPVP Semarang menempatkan pelatihan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan produktivitas pelaku usaha kecil dan wirausaha pemula.

Menjangkau peserta dari beragam latar usaha

Peserta yang terlibat berasal dari berbagai latar usaha di Jawa Tengah. Jumlahnya yang mencapai 248 orang menunjukkan adanya perhatian pada pembekalan dasar yang relevan agar pelaku UMKM lebih adaptif dalam pengelolaan usaha dan promosi di ruang digital.

Fokus pada kapasitas dasar ini penting karena banyak pelaku usaha kecil membutuhkan pijakan yang kuat sebelum memperluas penjualan melalui media sosial. Melalui pelatihan semacam ini, BBPVP Semarang berupaya membantu peserta membangun kebiasaan usaha yang lebih tertib sekaligus lebih siap bersaing di pasar digital.

Source: jateng.antaranews.com

Berita Terkait