Bernardo Silva Terima Peran Cadangan di Portugal, Tetap Siap Saat Dibutuhkan

Author: Redaksi Android62

Bernardo Silva memilih merespons situasi di timnas Portugal dengan tenang meski hanya mencatat 59 menit bermain pada fase grup Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 31 tahun itu menegaskan dirinya tetap siap membantu kapan pun pelatih membutuhkan.

Sikap tersebut menjadi sorotan karena Silva biasanya dikenal sebagai salah satu sosok penting di lini tengah Portugal. Namun pada dua dari tiga laga awal fase grup, Roberto Martinez lebih sering menempatkannya sebagai pemain cadangan.

Silva turun sebagai pemain pengganti saat Portugal ditahan Kongo 1-1, lalu mendapat 14 menit ketika timnya menang besar 5-0 atas Uzbekistan. Pada laga berikutnya melawan Kolombia, mantan pemain Manchester City itu bahkan tidak dimainkan sama sekali.

Sikap tenang di tengah rotasi

Menjelang laga krusial babak 32 besar melawan Kroasia pada Jumat (3/7) pagi WIB, Silva menegaskan bahwa ia tetap berada dalam kondisi siap. Ia menilai Portugal memiliki banyak pemain dengan tujuan yang sama, sehingga keputusan akhir ada di tangan pelatih.

“Banyak pemain di sini, kami semua datang untuk alasan yang sama,” kata Bernardo Silva. Ia juga memahami bahwa setiap pemain tentu ingin tampil, tetapi rotasi adalah bagian dari tugas pelatih dalam menentukan susunan terbaik.

Laga Peran Bernardo Silva Catatan
Portugal vs Kongo Pemain pengganti Portugal ditahan 1-1
Portugal vs Uzbekistan Pemain pengganti Main 14 menit, Portugal menang 5-0
Portugal vs Kolombia Tidak dimainkan Nama Silva tidak masuk lapangan

Tidak asing dengan situasi serupa

Silva menegaskan bahwa kondisi seperti ini bukan hal baru dalam kariernya. Karena itu, ia tidak memperbesar persoalan meski menit bermainnya jauh lebih sedikit dibanding biasanya.

Ia menyebut tetap bisa memberi kontribusi, baik dengan bermain singkat maupun sekadar memberikan dukungan dari ruang ganti. “Aku siap membantu dengan cara apa pun yang kubisa, entah bermain lima menit atau bahkan hanya berada di ruang ganti,” ujarnya.

Baginya, menjaga keharmonisan internal tim sama pentingnya dengan menunggu kesempatan tampil. Atmosfer yang baik di ruang ganti disebutnya sebagai bagian penting dari perjalanan Portugal di fase gugur.

Silva juga menegaskan bahwa dirinya tidak berada pada posisi untuk menilai keputusan Martinez. “Bukan tugasku untuk membicarakan tentang keputusan pelatih,” kata Silva.

Menurut dia, tugas para pemain adalah mengerahkan kemampuan terbaik dan siap merespons ketika kesempatan datang. Dukungan dari pemain berpengalaman seperti dirinya dinilai dapat membantu Portugal saat persaingan menuju fase selanjutnya makin ketat.

Berita Terbaru