Hyperliquid sedang menata model biaya baru untuk outcome token di testnet, dengan pendekatan yang membuat biaya awal tetap ringan bagi trader. Skema ini menempatkan biaya pada fase penutupan posisi atau saat settlement, sehingga pintu masuk perdagangan bisa terasa lebih murah.
Langkah tersebut memperlihatkan ambisi Hyperliquid untuk masuk lebih dalam ke pasar prediksi, sebuah area yang selama ini identik dengan Kalshi dan Polymarket. Meski masih berada di tahap pengembangan awal, arahnya sudah cukup jelas: menarik pengguna lewat struktur biaya yang lebih ramah, lalu tetap membuka ruang pendapatan ketika transaksi selesai.
Biaya diarahkan ke tahap akhir transaksi
Dalam rancangan teknis yang diperbarui, Hyperliquid tidak membebankan biaya ketika posisi outcome dibuka. Beban biaya baru muncul ketika trader menutup posisi atau pada saat penyelesaian akhir berlangsung.
Pola ini membuat aktivitas awal terasa lebih ringan bagi pengguna. Di sisi lain, platform tetap memiliki peluang untuk memperoleh pendapatan ketika perdagangan sudah memasuki tahap keluar posisi atau settlement.
Skema yang dipaparkan juga menyebutkan enam skenario spesifik untuk token outcome. Pada proses minting, tidak ada biaya yang dipungut dan aktivitas itu juga tidak dihitung sebagai volume perdagangan.
Enam skenario biaya yang disiapkan
Model yang disusun Hyperliquid tidak dibuat seragam untuk semua transaksi. Sebaliknya, ada beberapa perlakuan berbeda tergantung tahap dan jenis aktivitas yang dilakukan dalam token outcome.
Pada transaksi normal, biaya bisa diterapkan hanya ke maker atau bahkan tidak dikenai biaya sama sekali. Ketika masuk ke tahap burn, biaya dapat dibebankan ke kedua pihak atau hanya ke taker.
Saat settlement, pembayaran dibagikan secara proporsional berdasarkan settlement fraction. Mekanisme ini membuat penyelesaian tetap menjadi titik yang dapat menghasilkan pendapatan bagi platform, tanpa mengubah kesan awal bahwa biaya masuk dibuat serendah mungkin.
Pasar prediksi sedang tumbuh cepat
Minat terhadap pasar prediksi tengah melonjak tajam, dan kondisi itu menjadi latar yang menguntungkan bagi langkah Hyperliquid. Data yang dikutip menunjukkan volume perdagangan notional bulanan di segmen ini naik lebih dari 520% hingga mencapai rekor $27 miliar pada April.
Dalam ekosistem itu, Kalshi dan Polymarket masih memegang porsi terbesar dari aktivitas perdagangan. Dominasi keduanya memperlihatkan bahwa pemain baru perlu menawarkan efisiensi, kejelasan, dan daya tarik biaya untuk bisa merebut perhatian pengguna.
Karena itu, struktur biaya menjadi salah satu faktor pembeda yang paling penting. Platform yang mampu menjaga biaya masuk tetap rendah namun tetap mendapat pendapatan dari aktivitas perdagangan akan punya modal lebih kuat untuk menarik trader aktif.
Persaingan ikut makin padat
Peluang yang membesar juga dibarengi tekanan kompetisi yang lebih tinggi. Coinbase sudah masuk ke pasar ini lewat kemitraan dengan Kalshi untuk meluncurkan prediction markets bagi pengguna di Amerika Serikat.
Polymarket juga disebut tengah menyiapkan produk perpetual trading. Kehadiran produk baru dari para pemain besar menunjukkan bahwa pasar prediksi tidak lagi terbatas pada satu format, melainkan bergerak menuju ekosistem yang lebih luas.
Dalam situasi itu, Hyperliquid perlu menunjukkan bahwa desain outcome token miliknya bukan hanya berbeda secara teknis, tetapi juga efisien dari sisi likuiditas dan menarik dari sisi biaya. Di sinilah rancangan biaya ringan untuk outcome token mendapat peran penting.
HIP-4 jadi dasar perluasan
Dukungan HyperCore terhadap HIP-4 memberi fondasi bagi langkah Hyperliquid ke area ini. Dengan landasan tersebut, platform punya jalur untuk membawa perdagangan outcome ke dalam venue miliknya dan menyesuaikan struktur biaya mengikuti perilaku pasar.
Walau masih berada di testnet, pengembangan ini menunjukkan bahwa Hyperliquid tidak sekadar mengikuti tren yang sedang naik. Platform tampak ingin membangun posisi sebagai alternatif yang mampu bersaing langsung dengan Kalshi dan Polymarket, terutama ketika minat terhadap pasar prediksi terus meningkat.
Dengan rancangan biaya yang sudah mulai terlihat, Hyperliquid kini masuk ke persaingan yang semakin ketat di segmen outcome token. Pasar yang dulu dianggap niche kini berubah menjadi arena yang ramai, dan efisiensi biaya menjadi salah satu senjata utama untuk menarik pengguna baru.
