Biaya Tahunan Polytron Fox 500 Cuma Ratusan Ribu, Motor Listrik Rp38,1 Juta Ini Irit Dirawat

Pajak tahunan Polytron Fox 500 disebut hanya berada di kisaran Rp220.000 sampai Rp250.000. Angka itu sudah mencakup SWDKLJ dan penyesuaian administratif di sejumlah daerah, sehingga beban rutin pemiliknya tergolong ringan untuk motor listrik di kelas premium.

Di luar pajak, total pengeluaran tahunan motor ini juga masih terjangkau. Jika merujuk pada estimasi biaya servis Rp200.000 sampai Rp400.000 per tahun, maka total biaya rutin Fox 500 berada di kisaran Rp420.000 hingga Rp650.000, belum termasuk penggantian suku cadang bila ada komponen yang aus atau rusak.

Biaya kepemilikan yang jadi daya tarik utama

Polytron Fox 500 tidak hanya dipandang dari harga belinya yang mulai Rp38,1 juta. Banyak calon pembeli justru melihat seberapa besar dana yang harus disiapkan setelah motor dipakai dalam keseharian.

Di titik itu, Fox 500 punya nilai tarik yang cukup kuat karena penggunaan motor listrik memang cenderung lebih efisien dalam hal perawatan. Komponen mekanisnya lebih sedikit dibanding motor bensin, sehingga kebutuhan servis rutin juga tidak serumit kendaraan konvensional.

Servis rutin tidak membebani kantong

Pada Fox 500, perawatan berkala disebut berada di rentang Rp100.000 sampai Rp300.000. Fokus servis umumnya ada pada sistem pengereman, kondisi ban, dan kelistrikan.

Motor listrik juga tidak memerlukan oli mesin atau busi. Karena itu, ada sejumlah pos pengeluaran yang biasanya muncul pada motor bensin, tetapi tidak ikut menjadi beban pemilik Fox 500.

Pajak motor listrik lebih ringan

Sisi pajak menjadi salah satu poin yang paling sering diperhatikan calon pengguna. Untuk Polytron Fox 500, nominal pajak tahunannya berada di kisaran Rp220.000 sampai Rp250.000, tergantung penyesuaian administratif di daerah.

Ada juga aturan yang membuat motor listrik berbasis baterai memperoleh keringanan. Berdasarkan Permendagri Nomor 6 Tahun 2023, kendaraan listrik berbasis baterai dibebaskan dari Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB.

Meski begitu, kewajiban SWDKLJ tetap berlaku agar kendaraan tetap legal digunakan di jalan umum. Dalam informasi yang dirujuk, SWDKLJ untuk motor listrik tercatat sebesar Rp35.000 per tahun.

Tenaga besar dan jarak tempuh yang tetap efisien

Dari sisi teknis, Polytron Fox 500 memakai baterai LFP atau Lithium Ferro Phosphate berkapasitas 3,89 kWh. Dalam sekali pengisian penuh, jarak tempuh yang diklaim mencapai 130 km.

Motor ini juga disebut mampu melaju hingga 130 km/jam. Tenaga yang dibawa berada di level 5.000 Watt, dengan output maksimum sampai 14.700 Watt.

Kombinasi tersebut membuat Fox 500 tidak hanya cocok untuk kebutuhan harian. Model ini juga ditempatkan di segmen motor listrik premium yang tetap menonjolkan efisiensi pemakaian.

Fitur pendukung ikut memperkuat posisinya

Polytron membekali Fox 500 dengan rem cakram depan-belakang, lampu full LED, dan desain ergonomis. Perlengkapan ini membuat motor terlihat modern sekaligus mendukung kenyamanan berkendara.

Dengan harga Rp38,1 juta, performa yang cukup tinggi, dan biaya rutin yang relatif rendah, Fox 500 menawarkan paket yang menarik bagi pengguna yang memperhitungkan total pengeluaran. Perpaduan antara tenaga, jarak tempuh, dan biaya pajak yang ringan membuat motor listrik ini menonjol di kelasnya.

Source: www.suara.com

Berita Terkait