Gran Max kembali menunjukkan perannya sebagai penopang utama penjualan Daihatsu di pasar domestik. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, model ini menyumbang 30.454 unit dari total retail sales Daihatsu yang mencapai 59.484 unit.
Di dalam kontribusi itu, Gran Max Pick Up menjadi penyumbang terbesar dengan 20.294 unit. Sementara itu, Gran Max Mini Bus ikut menjaga volume lewat 10.160 unit, menegaskan bahwa kendaraan niaga ringan masih menjadi andalan penting bagi merek ini.
Di segmen penumpang, Sigra dan Ayla juga tetap memberi kontribusi besar. Dua model LCGC tersebut mencatat penjualan gabungan 17.893 unit dan berkontribusi sekitar 30 persen terhadap total penjualan retail Daihatsu selama periode yang sama.
Selain itu, Terios membukukan 6.063 unit dengan porsi sekitar 10 persen. Lalu Xenia, Rocky, Sirion, dan Luxio secara akumulatif menyumbang 5.074 unit atau sekitar 9 persen, sehingga portofolio Daihatsu terlihat tetap seimbang antara kendaraan usaha dan kendaraan penumpang.
Kinerja kumulatif itu hadir setelah Daihatsu menutup Mei 2026 dengan penjualan retail 12.531 unit. Angka tersebut tumbuh 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan memperlihatkan momentum bisnis yang masih terjaga di tengah persaingan pasar domestik.
Marketing Director sekaligus Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, menyebut performa itu lahir dari kepercayaan pelanggan. Ia menegaskan Daihatsu dipakai sebagai solusi mobilitas harian sekaligus kebutuhan usaha.
Sri Agung juga menjelaskan bahwa jangkauan konsumen Daihatsu sangat luas, mulai dari wilayah urban, rural, hingga remote area. Kontribusi pasar rural dan remote area bahkan disebut bisa menyentuh lebih dari 40 persen dari total penjualan Daihatsu, lebih tinggi dibandingkan rata-rata kontribusi pasar otomotif nasional.
Jangkauan tersebut didukung jaringan yang cukup besar. Daihatsu saat ini memiliki 250 outlet resmi, 170 bengkel resmi, 320 armada Daihatsu Mobile Service, dan 3.320 toko suku cadang yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia.
Ketersediaan layanan itu ikut memperkuat daya tarik produk Daihatsu di mata konsumen. Kemudahan perawatan, suku cadang asli, efisiensi bahan bakar, biaya operasional rendah, durabilitas, dan nilai jual kembali yang relatif stabil menjadi faktor yang banyak diutamakan pembeli.
Di sisi lain, sekitar 99 persen kendaraan Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia merupakan produk rakitan lokal. Komposisi ini menunjukkan kedekatan merek tersebut dengan industri otomotif nasional sekaligus menegaskan posisinya di pasar domestik.
Untuk menjaga minat pembeli, Daihatsu juga menjalankan program Midyear Surprise Deal. Program yang berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026 itu memberi kesempatan konsumen memenangkan hadiah unit Daihatsu modifikasi edisi spesial.
Selain hadiah utama, program tersebut juga menawarkan trade-in, paket kredit suku bunga khusus, diskon pembelian langsung, dan sejumlah promo lain. Beragam penawaran itu hadir saat penjualan Daihatsu sedang bergerak naik menjelang akhir semester pertama.
Source: carvaganza.com






