Bitcoin Bertahan di Dekat $64 Ribu, Pasar Mencari Lantai di Bawah Bayang The Fed

Author: Redaksi Android62

Bitcoin masih bertahan di sekitar $64.100 pada Kamis, meski tekanan dari sikap lebih hawkish pejabat Federal Reserve membuat pasar kripto bergerak hati-hati. Aset digital terbesar itu turun sekitar 1% dalam 24 jam terakhir, namun masih mencatat kenaikan 2% dalam sepekan dan mempertahankan kapitalisasi pasar dekat $1,29 triliun.

Sejumlah pelaku pasar mulai menilai area ini sebagai fase pencarian dasar setelah volatilitas beberapa hari terakhir. Bitcoin sempat memantul dari level rendah sekitar $62.500 pekan lalu, di tengah rentang 30 hari terakhir yang masih menunjukkan penurunan sekitar 17%.

Tekanan datang dari nada kebijakan, bukan dari keputusan bunganya

Pasar merespons keputusan The Fed yang menahan suku bunga di 3,5%–3,75% dengan menaikkan proyeksi akhir tahun. Sinyal itu dibaca sebagai tanda bahwa siklus penurunan suku bunga mungkin sudah berakhir, sehingga ekspektasi kebijakan yang lebih longgar ikut memudar.

Daniela Hathorn, analis pasar senior di Capital.com, menilai tekanan jual lebih banyak dipicu oleh pesan The Fed daripada oleh keputusan tahan suku bunga yang sebenarnya sudah diperkirakan. Menurut dia, Bitcoin selama beberapa tahun terakhir diuntungkan oleh harapan pelonggaran moneter, sehingga setiap isyarat suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama cepat menekan sentimen.

Stephen Wundke, direktur strategi dan pendapatan di Algoz Technologies, juga melihat reli singkat pekan ini kehilangan tenaga setelah nada hampir hawkish dari Kevin Warsh memicu kesiapan trader terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga lagi dalam siklus ini. Ia menilai pasar kehilangan dorongan setelah meredanya ketegangan AS-Iran sempat mengangkat optimisme.

Arus keluar ETF dan sentimen yang masih rapuh

Tekanan di pasar juga terlihat dari indikator sentimen yang melemah. Crypto Fear & Greed Index sempat jatuh ke level 12 pekan lalu, sementara ETF spot Bitcoin di AS telah kehilangan hampir $4,6 miliar sejak awal Mei menurut Farside Investors.

Meski begitu, tidak semua pelaku pasar melihat pelemahan ini sebagai sinyal negatif jangka panjang. Bitfire Research yang berbasis di Hong Kong menilai desk institusional justru agresif membeli saat harga turun, dengan area akumulasi on-chain terkonsentrasi di sekitar $60.000.

Lembaga itu juga menyoroti bahwa biaya breakeven penambang berada di kisaran $30.000 sampai $50.000, sehingga zona saat ini masih berada jauh di atas tekanan biaya produksi. Bagi sebagian investor, kondisi itu memperkuat pandangan bahwa pasar sedang membangun lantai harga baru.

Rentang $60.000–$70.000 masih jadi skenario utama

Gerry O’Shea, kepala wawasan pasar global di Hashdex, memperkirakan Bitcoin akan bergerak dalam kisaran $60.000–$70.000 selama beberapa pekan ke depan jika tidak ada katalis besar. Ia menyebut CLARITY Act atau meredanya konflik di Iran sebagai pemicu yang berpotensi mengubah arah pergerakan.

Wundke juga menyampaikan pandangan serupa. Menurut dia, pasar kripto masih menunggu sinyal bahwa inflasi di AS memang terutama dipicu perang dan bisa turun cepat jika perdamaian tercapai, tetapi kedua kemungkinan itu belum tampak dekat di mata trader.

Di sisi lain, muncul harapan baru dari kemungkinan likuiditas tambahan yang terkait SpaceX. Perusahaan itu mengungkap kepemilikan 18.712 BTC di neracanya saat mengumumkan IPO rekor senilai $75 miliar, dan dana yang berputar dari aksi korporasi itu dinilai bisa menjadi penopang tambahan jika mengalir ke aset kripto.

Trader masih menatap inflasi dan peluang suku bunga

Fokus pasar untuk saat ini tetap tertuju pada inflasi dan arah kebijakan moneter berikutnya. Trader kini memperkirakan peluang sekitar 30% untuk kenaikan suku bunga pada rapat The Fed bulan Juli, naik tajam dari sekitar 8% sepekan lalu dan 7% sebulan lalu, sementara peluang pemangkasan suku bunga sudah hilang dari perhitungan.

Di platform prediksi Myriad yang dimiliki Dastan, induk perusahaan Decrypt, sentimen juga bergerak tipis ke arah lebih optimistis. Trader menempatkan peluang 37% bahwa langkah Bitcoin berikutnya menuju $84.000, naik dari 27% pada awal pekan, di tengah pasar yang masih mencari arah di bawah bayang-bayang kebijakan yang lebih ketat.

Berita Terbaru