Short Squeeze Besar Dorong Bitcoin Tembus Rp1,16 Miliar di Tengah Optimisme Damai AS-Iran

Likuidasi posisi short di pasar berjangka kripto melonjak tajam dalam 24 jam terakhir dan mencapai 115,36 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,05 triliun. Lonjakan 184,74 persen itu ikut memperkuat reli Bitcoin saat sentimen pasar membaik.

Di saat yang sama, harga Bitcoin pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 07.31 WIB terpantau bullish dan menguat 1,93 persen dalam 24 jam. Aset kripto terbesar itu juga naik 3,63 persen dalam sepekan ke level 65.700,73 dollar AS atau sekitar Rp 1,16 miliar dengan asumsi kurs Rp 17.860.

Minat institusional kembali terlihat

Penguatan harga tidak hanya ditopang oleh pergerakan di pasar berjangka. Tren outflow selama lima hari berturut-turut berakhir dan pasar justru mencatat net inflow sebesar 85,8 juta dollar AS atau setara Rp 1,52 triliun ke instrumen Bitcoin.

Masuknya dana segar itu menjadi sinyal bahwa permintaan dari investor institusional mulai pulih. Tekanan jual yang sebelumnya dominan di pasar reguler pun tampak mereda.

Stabilnya kepercayaan institusi memberi dorongan tambahan bagi Bitcoin untuk keluar dari fase tertahan. Selama tiga pekan berturut-turut sebelumnya, harga masih berada di bawah level psikologis 64.000 dollar AS.

Harga sempat terkoreksi sebelum bangkit

Mengutip data coinmarketcap.com, Bitcoin juga naik 0,09 persen dalam satu jam terakhir dan rata-rata bergerak stabil di zona hijau sepanjang 24 jam. Namun sebelum menguat, harganya sempat tertekan di pasar spot.

Pada Minggu, 14 Juni 2026 pukul 20.35 WIB, nilai Bitcoin turun ke 64.294,69 dollar AS atau sekitar Rp 1,143 miliar. Sekitar delapan jam setelah menyentuh titik rendah itu, harga kembali melonjak ke 65.391,67 dollar AS atau sekitar Rp 1,12 miliar.

Sentimen geopolitik ikut mendorong pasar

Dorongan lain datang dari kabar geopolitik yang membaik. Pemerintah Amerika Serikat dan Iran dilaporkan sedang menjalani negosiasi untuk mengupayakan kesepakatan damai.

Optimisme atas peluang tercapainya perjanjian tersebut memunculkan harapan baru bagi ekonomi global. Jika kesepakatan terwujud, jalur perdagangan vital di Selat Hormuz berpotensi terbuka kembali dan biaya serta harga energi dunia dapat ikut tertekan.

Kombinasi sentimen geopolitik yang lebih tenang, aliran dana institusional yang kembali masuk, dan short squeeze besar membuat Bitcoin bergerak lebih cepat pada awal perdagangan. Kondisi ini menempatkan pasar kripto kembali dalam sorotan setelah beberapa pekan bergerak di bawah tekanan.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer