Ratu Aulia memilih Eloi Coco sebagai mitra untuk parfum perdananya, dan keputusan itu langsung menjadi sorotan karena dianggap lahir dari pertimbangan yang matang. Langkah ini menegaskan bahwa proyek tersebut tidak dibangun hanya untuk mengejar popularitas, melainkan juga untuk menjaga kualitas sejak awal proses pengembangan.
Eloi Coco dipilih bukan tanpa alasan. Perusahaan ini sudah berdiri lebih dari 40 tahun dan dikenal sebagai produsen di balik sejumlah merek parfum besar di Indonesia, sehingga punya bekal pengalaman yang kuat dalam pengembangan aroma, produksi, dan pembacaan tren pasar.
Pertimbangan di balik pilihan mitra
Dalam proyek parfum perdana Ratu Aulia, pengalaman panjang Eloi Coco menjadi nilai yang penting. Perusahaan itu tidak hanya berperan sebagai pihak yang memasarkan produk, tetapi juga memahami proses yang lebih luas, mulai dari peracikan aroma hingga arah pengembangan produk agar tetap relevan di pasar.
Muhammad Bobby selaku Manager Ratu Aulia menegaskan bahwa kerja sama tersebut dipilih setelah melalui proses pertimbangan yang serius. Ia menyebut tim ingin memastikan parfum yang dihasilkan tidak hanya menarik dari sisi konsep, tetapi juga bisa dipertanggungjawabkan dari sisi kualitas.
“Eloi Coco memiliki pengalaman panjang sebagai produsen parfum, termasuk di balik banyak brand besar. Hal ini memberikan kepercayaan bagi kami untuk mengembangkan produk secara lebih serius,” ujar Muhammad Bobby dalam keterangan resminya.
Parfum perdana yang dibangun dari keterlibatan personal
Produk yang diluncurkan ini diberi nama “Blooming in the Dark”. Parfum tersebut tidak diperlakukan sebagai produk tempelan nama figur publik, karena Ratu Aulia disebut ikut terlibat langsung dalam proses kreatifnya.
Keterlibatan itu membuat identitas pribadi Ratu menjadi bagian utama dalam pengembangan produk. Mulai dari pemilihan aroma, pesan yang ingin dibawa, sampai tampilan kemasan, semuanya diarahkan agar selaras dengan cerita yang ingin ia sampaikan lewat parfum tersebut.
Ratu Aulia sendiri menyebut parfum ini sebagai bentuk eksplorasi yang lebih personal. Ia ingin produk itu punya cerita dan bisa terhubung secara emosional dengan orang yang memakainya.
“Aku ingin parfum ini bukan sekadar produk, tapi sesuatu yang punya cerita dan bisa terhubung secara emosional dengan orang yang memakainya,” kata Ratu Aulia.
Menurutnya, “Blooming in the Dark” melambangkan perjalanan untuk tetap bertumbuh meski berada dalam masa yang tidak selalu mudah. Makna itu kemudian diterjemahkan ke dalam konsep aroma dan visual yang dibuat dengan karakter lebih kuat.
Susunan aroma yang dibuat berlapis
Dari sisi komposisi, parfum ini membawa karakter floral yang berani dan bertingkat. Bulgarian Rose menjadi salah satu bahan utama untuk memberi kesan elegan, sementara bergamot hadir sebagai pembuka untuk memberi sentuhan segar.
Setelah lapisan awal, aroma bergerak ke nuansa mawar yang feminin sebelum berakhir pada amber, musk, dan tonka bean. Susunan ini membentuk aroma yang hangat, dalam, dan dikembangkan agar memiliki daya tahan yang lebih lama saat digunakan.
Karakter tersebut menunjukkan bahwa parfum ini tidak dirancang untuk memberi kesan ringan semata. Formula yang dipilih justru dibuat lebih kompleks agar sejalan dengan pesan ketangguhan yang ingin dibawa Ratu Aulia melalui produk perdananya.
Kemasan dibuat lebih personal
Selain aroma, tampilan botol juga mendapat perhatian khusus. Kemasan “Blooming in the Dark” dibuat secara handcrafted dengan teknik splash coating yang diterapkan secara manual.
Karena prosesnya dilakukan dengan tangan, setiap botol memiliki pola visual yang berbeda. Hasilnya, parfum ini tampil lebih eksklusif dan memberi kesan personal bagi pengguna yang memakainya.
Detail visual itu memperkuat posisi “Blooming in the Dark” sebagai produk yang dibangun dengan narasi, bukan sekadar penampilan luar. Perpaduan antara konsep, aroma, dan kemasan membuat proyek ini terlihat dirancang untuk menonjolkan karakter sekaligus kualitas.
Kolaborasi Ratu Aulia dan Eloi Coco kini dipandang sebagai langkah strategis yang menggabungkan kekuatan personal branding dengan pengalaman industri fragrance. Perhatian publik pun mulai tertuju pada peluang apakah parfum ini akan menjadi awal dari lini produk kecantikan dan gaya hidup yang lebih luas dari Ratu Aulia.
