BMW Capai 2 Juta Mobil Listrik, i5 M60 xDrive Makin Tegaskan Arah Penjualan Global

BMW kini punya pencapaian penting di kendaraan listrik global: total produksinya sudah menembus 2 juta unit. Angka itu menjadi penanda bahwa lini mobil listrik mereka tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan sudah masuk ke inti strategi bisnis pabrikan asal Jerman tersebut.

Menariknya, unit yang membawa BMW melewati tonggak itu bukan model yang tampil paling mencolok di jajaran listriknya. BMW justru memilih i5 M60 xDrive berwarna Tanzanite Blue sebagai mobil ke-2 juta, lalu mengirimkannya dari Jerman ke seorang konsumen di Spanyol.

i5 jadi sorotan utama

Kehadiran i5 dalam pencapaian ini memberi gambaran soal arah pasar BMW. Model tersebut disebut menjadi tulang punggung penjualan mobil listrik BMW, meski bukan SUV seperti iX5 yang kerap dianggap lebih identik dengan segmen elektrifikasi premium.

Peran i5 juga tidak berdiri sendiri. Varian sedan dan touring dari i5 ikut berkontribusi besar, bersama iX dan i7 yang disebut memiliki banyak peminat dan membantu mendongkrak volume penjualan mobil listrik BMW secara global.

Lini listrik BMW makin luas

BMW sebenarnya sudah cukup lama bermain di pasar kendaraan listrik. Namun, perluasan produk yang mereka lakukan belakangan membuat pilihan yang tersedia menjadi jauh lebih beragam untuk menghadapi pasar yang terus tumbuh.

Lini i-Series pun tidak hanya mengandalkan satu model unggulan. Dari sisi strategi, BMW terlihat berusaha membangun portofolio yang lebih lebar agar bisa menjangkau kebutuhan pasar yang berbeda-beda.

Hidrogen tetap disiapkan

Di keluarga iX, BMW juga tidak berhenti pada baterai listrik. Pabrikan ini sedang menyiapkan iX5 Hydrogen sebagai model hidrogen fuel cell atau FCEV.

Model tersebut baru dijadwalkan bisa dijual tahun depan dan hanya di beberapa negara. Meski cakupannya terbatas, kehadirannya dianggap membuka babak baru bagi pengembangan lini iX sekaligus i-Series secara keseluruhan.

Langkah ini memperlihatkan bahwa BMW tidak memusatkan strategi pada satu teknologi saja. Selain mobil listrik berbasis baterai, perusahaan juga memberi ruang bagi hidrogen sebagai bagian dari pendekatan kendaraan ramah lingkungan yang lebih luas.

Indonesia ikut masuk rencana

Ekspansi BMW juga menjangkau pasar lain, termasuk Indonesia. Salah satu model yang sudah disiapkan untuk dijual di Tanah Air adalah iX3 terbaru.

Kehadiran model baru itu menjadi penting di tengah pasar BEV premium yang makin kompetitif di berbagai negara. Dengan pilihan produk yang terus berkembang, BMW berupaya menjaga relevansi mereknya sekaligus memperkuat posisinya di segmen listrik premium.

Pencapaian 2 juta unit ini memberi modal besar bagi BMW untuk melanjutkan langkah elektrifikasinya. Dukungan i-Series, kuatnya peran i5, serta rencana perluasan ke iX5 Hydrogen menunjukkan arah pengembangan yang terus bergerak ke lebih banyak segmen dan teknologi.

Source: ridertua.com

Berita Terkait