BMW X5 Baru Muncul Duluan Sebagai iX5, Wajah Neue Klasse Bawa Kejutan

Author: Redaksi Android62

BMW X5 generasi kelima berkode G65 akan debut lebih dulu sebagai kendaraan listrik murni bernama BMW iX5. Langkah ini menandai perubahan besar untuk salah satu model inti BMW di segmen Sports Activity Vehicle.

BMW juga menyiapkan X5 terbaru sebagai model produksi pertama mereka yang ditawarkan dengan lima teknologi sistem penggerak dalam satu lini. Artinya, satu nama model ini akan mencakup pilihan listrik, bensin, diesel, plug-in hybrid, dan hidrogen.

Desainnya Mengarah ke Neue Klasse

Teaser resmi memperlihatkan arah desain yang kuat ke keluarga Neue Klasse. Identitas lampu depan dengan empat bilah diagonal dan kidney grille yang lebih tinggi serta lebih ramping menjadi ciri paling menonjol.

Bahasa desain tersebut membuat X5 terbaru punya kedekatan visual dengan BMW iX3 generasi baru. Di bagian belakang, lampu dibuat terpisah oleh elemen di tengah pintu bagasi yang diduga menjadi lokasi penempatan logo BMW.

Prototipe yang lebih dulu terlihat juga memberi petunjuk soal detail bodi baru. BMW tidak lagi memakai handle pintu konvensional, lalu menggantinya dengan elemen kecil mirip winglet yang ditempatkan dekat pilar pintu.

Spesifikasi Awal iX5 yang Sudah Dibuka

Untuk iX5, BMW menyiapkan arsitektur listrik 800 volt. Sistem ini dipadukan dengan baterai berkapasitas yang dapat digunakan hingga 144 kWh untuk pasar Amerika Serikat dan 141 kWh untuk pasar Uni Eropa.

BMW menyebut iX5 60 xDrive akan memakai baterai tegangan tinggi terbesar yang pernah dipasang pada mobil listrik BMW. Varian ini menggunakan sistem penggerak dua motor listrik dengan tenaga hingga 578 PS.

Di sisi elektrifikasi lain, BMW X5 50e xDrive dengan teknologi plug-in hybrid disiapkan dengan tenaga gabungan 490 PS. Sementara itu, BMW X5 40 xDrive bermesin bensin akan menawarkan tenaga hingga 400 PS.

Fokus pada Kenyamanan dan Kendali

X5 terbaru akan tersedia dengan pilihan pelek hingga 23 inci serta sistem adaptive damper. Untuk varian EV dan PHEV, BMW menyediakan opsi Adaptive Chassis Control Professional.

Paket itu mencakup suspensi udara dua sumbu dan peredam yang dikontrol secara elektronik. Di dalamnya juga ada Integral Active Steering atau sistem kemudi roda belakang serta active roll stabilisation untuk menjaga kestabilan saat bermanuver.

Kombinasi fitur tersebut menunjukkan BMW tetap menjaga karakter X5 sebagai SUV premium yang tajam dikendalikan. Di saat yang sama, model ini juga diarahkan untuk tetap nyaman dipakai harian maupun dalam perjalanan jarak jauh.

Hidrogen Masuk ke Rencana Produksi Massal

BMW memastikan lini X5 generasi terbaru akan diperluas hingga varian hidrogen. Kehadiran versi ini sudah dijadwalkan meluncur pada 2028.

Varian hidrogen itu punya arti strategis karena BMW menyiapkannya sebagai mobil produksi massal pertama mereka yang memakai teknologi bahan bakar hidrogen. Langkah ini memperlihatkan X5 bukan hanya penting sebagai SUV besar, tetapi juga sebagai wadah berbagai arah teknologi BMW.

Tahap akhir pengembangan dan kemunculan teaser resmi menandakan peluncuran resminya sudah semakin dekat. Dengan desain Neue Klasse dan pilihan penggerak yang sangat luas, BMW X5 generasi kelima tampil sebagai salah satu proyek paling penting BMW untuk fase berikutnya.

Source: otodriver.com
Berita Terbaru