Formula S Bawa BYD Keluar dari Bayang-Bayang SUV, Tenaganya Tembus 657 DK

Author: Redaksi Android62

BYD Fang Cheng Bao Formula S langsung mencuri perhatian karena membawa tenaga hingga 657 dk pada varian penggerak semua roda atau AWD. Angka itu membuat sedan listrik ini tidak hanya tampil sebagai model bergaya sport, tetapi juga masuk ke kelas performa tinggi yang jarang ditemui di lini Fang Cheng Bao.

Model ini juga menandai langkah penting bagi BYD untuk keluar dari citra SUV dan off-road yang selama ini melekat pada sub-brand tersebut. Formula S hadir dengan bentuk liftback yang rendah, panjang, dan agresif, sehingga siluetnya lebih dekat ke sportscar daripada sedan listrik biasa.

Desain dibuat mengarah ke performa

Tampilan luar Formula S menunjukkan pendekatan aerodinamis yang kuat. Bagian depan disebut memakai splitter, sedangkan buritannya dilengkapi diffuser untuk menegaskan karakter sporty.

Foto uji jalan yang beredar juga memperlihatkan pelek multi-palang berwarna emas dan lampu belakang dengan bentuk terpisah. Kombinasi itu memberi identitas visual yang berbeda dari kebanyakan sedan listrik di pasar.

Dari sisi ukuran, Formula S tergolong besar untuk kelasnya. Panjang bodinya lebih dari lima meter dengan jarak sumbu roda 2.950 mm, sementara varian wagon S GT disiapkan dengan dimensi serupa namun menawarkan ruang kabin yang lebih luas.

Kabin premium mulai terungkap

Bagian interior yang bocor memperlihatkan nuansa merah beludru yang kuat dan setir dengan logo Fang Cheng Bao. Jok depan dibuat dengan bantalan samping agar tetap nyaman sekaligus memberi dukungan tubuh yang baik saat berkendara.

Pilihan material dan warna tersebut menunjukkan bahwa BYD tidak hanya mengejar tampilan luar yang atraktif. Formula S tampaknya juga disiapkan sebagai sedan listrik besar yang ingin menawarkan suasana kabin premium dan modern.

Performa disiapkan dalam beberapa level

Di sektor tenaga, BYD menyiapkan beberapa konfigurasi motor listrik untuk Formula S dan S GT. Varian penggerak roda belakang atau RWD disebut menawarkan tenaga 245 kW hingga 300 kW, setara 328 dk sampai 402 dk.

Untuk konsumen yang membutuhkan dorongan lebih besar, tersedia versi AWD dengan motor ganda. Konfigurasi ini menghasilkan tenaga gabungan hingga 657 dk, membuat Formula S memiliki jarak yang jelas dari sedan listrik biasa.

Meski detail baterainya belum dibuka sepenuhnya, kedua model dipastikan memakai Blade Battery 2.0 dan sistem pengisian cepat Flash Charging khas BYD. Kombinasi ini memperkuat posisinya sebagai mobil listrik yang tidak hanya mengutamakan desain.

Teknologi bantuan berkendara ikut disiapkan

Formula S juga diperkirakan membawa sensor LiDAR yang dipasang di atap. Perangkat tersebut disebut mendukung sistem bantuan berkendara DiPilot 5.0 milik BYD.

Kehadiran LiDAR memberi sinyal bahwa model ini disiapkan untuk pasar kendaraan listrik modern yang menuntut teknologi canggih. Dengan pendekatan itu, Formula S tidak hanya mengandalkan performa dan bentuk bodi, tetapi juga paket bantuan berkendara yang lebih lengkap.

Langkah BYD ini memperluas lini produk Fang Cheng Bao ke segmen sedan dan wagon. Sebelumnya, BYD telah memperkenalkan konsep FCB Formula X di Beijing Auto Show 2026 dan mengajukan izin penjualan Formula S liftback serta S GT ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok atau MIIT.

Laporan industri juga menyebut Formula S dan S GT berpeluang dipasarkan secara global dengan nama merek Denza. Jika rencana itu terwujud, model yang lahir dari keluarga Fang Cheng Bao ini akan memasuki panggung yang lebih luas dengan identitas berbeda di luar Tiongkok.

Kemunculan unit uji jalan yang belum sepenuhnya tertutup kamuflase menunjukkan bahwa pengembangan mobil ini sudah mendekati bentuk final. Dengan kombinasi desain liftback, kabin premium, dan tenaga puncak 657 dk, Formula S kini menjadi salah satu model paling menarik dari arah baru BYD.

Source: kabaroto.com
Berita Terbaru