OnePlus N6 mulai menarik perhatian karena bocoran benchmark menempatkannya sebagai ponsel kelas terjangkau dengan kombinasi yang jarang muncul di segmen bawah. Perangkat ini disebut akan membawa baterai 8.000mAh, RAM 6GB, dan Android 16, lalu dipasarkan di India dengan rentang harga Rs. 18,000 hingga Rs. 25,000.
Gambaran awal itu membuat OnePlus N6 terlihat lebih mengandalkan efisiensi dan daya tahan ketimbang performa mentah. Di kelas harga tersebut, kapasitas baterai besar dan perangkat lunak yang lebih baru bisa menjadi pembeda yang kuat bagi calon pembeli.
Chip MediaTek mulai terbaca dari Geekbench
Petunjuk paling jelas datang dari daftar Geekbench yang memuat ponsel OnePlus dengan nomor model CPH2955. Tipster Abhishek Yadav menyebut nomor model itu milik OnePlus N6 yang akan segera meluncur.
Dari hasil pengujian itu, perangkat terlihat memakai chipset octa-core MediaTek MT6835. Chip tersebut diperkirakan mengarah ke MediaTek Dimensity 6300 atau MediaTek Dimensity 6100+.
Konfigurasi CPU yang tercatat menunjukkan enam inti efisiensi dengan clock 2.0GHz dan dua inti performa dengan kecepatan puncak 2.4GHz. Sementara itu, GPU yang muncul adalah ARM Mali-G57 MC2.
Susunan tersebut memperkuat kesan bahwa OnePlus N6 disiapkan untuk kebutuhan harian dan efisiensi daya. Ini sejalan dengan posisinya sebagai ponsel di kelas menengah bawah.
RAM 6GB dan Android 16 ikut muncul di daftar
Daftar Geekbench memperlihatkan kapasitas RAM sebesar 5.49GB, yang dalam pemasaran biasanya diposisikan sebagai 6GB RAM. Pada saat yang sama, sistem operasinya tercatat menjalankan Android 16.
Jika informasi itu tidak berubah saat peluncuran, perangkat ini kemungkinan akan hadir dengan OxygenOS 16 berbasis Android 16. Kombinasi itu penting karena memberi sinyal bahwa OnePlus ingin membawa perangkat lunak yang lebih baru ke lini entry-level.
Bocoran yang sama juga muncul di Geekbench AI dengan nomor model identik. Data inti yang terlihat tetap konsisten, mulai dari chipset, RAM, hingga sistem operasi.
| Detail | Hasil Bocoran |
|---|---|
| Nomor model | CPH2955 |
| Chipset | MediaTek MT6835 |
| RAM | 5.49GB, dipasarkan sebagai 6GB |
| Sistem operasi | Android 16 |
| GPU | ARM Mali-G57 MC2 |
Skor awal memberi gambaran performa harian
Dalam pengujian Geekbench standar, OnePlus N6 mencatat skor 788 untuk single-core dan 1.993 untuk multi-core. Angka itu belum cukup untuk menilai performa final secara menyeluruh, tetapi sudah memberi petunjuk awal tentang arah perangkat ini.
Di Geekbench AI, perangkat tersebut meraih skor 532 untuk single precision, 945 untuk half precision, dan 1.072 untuk quantized. Hasil ini kembali menegaskan bahwa fokus utamanya tampak lebih dekat ke penggunaan harian dibanding kejar-kejaran performa kelas atas.
Peluncuran di India tinggal menunggu waktu
OnePlus telah menetapkan peluncuran OnePlus N6 di India pada 30 Juni pukul 12 siang IST. Penjualannya juga sudah dipastikan melalui Amazon di India, dengan pilihan warna hitam dan hijau.
Di sisi harga, OnePlus menyebut kisarannya berada di Rs. 18,000 hingga Rs. 25,000. Rentang ini menempatkan N6 di segmen yang sangat kompetitif, tempat efisiensi daya sering sama pentingnya dengan spesifikasi lain.
Baterai jumbo jadi pembeda utama
Sebelum bocoran benchmark muncul, OnePlus lebih dulu mengungkap baterai 8.000mAh sebagai fitur paling menonjol dari N6. Kapasitas itu bahkan disebut setara dengan OnePlus Nord CE 6 yang berada di kelas lebih tinggi dan baru diluncurkan di India.
Perusahaan mengklaim baterai tersebut mampu bertahan hingga tiga hari. OnePlus juga menyebut kesehatan baterainya dapat bertahan sampai tujuh tahun.
Jika dikombinasikan dengan chipset MediaTek yang hemat daya, OnePlus N6 berpotensi menonjol lewat ketahanan pemakaian panjang. Di tengah kisaran harga yang ditawarkan, strategi itu bisa menjadi senjata utama OnePlus untuk bersaing di pasar entry-level India.
Source: www.gadgets360.com






