Infinix SMART 20 menarik perhatian bukan karena satu sisi saja, tetapi karena berusaha memadukan bodi tipis dan baterai besar dalam kelas harga yang terjangkau. Di segmen Rp1 jutaan, kombinasi bodi 7,7 mm dan baterai 5200mAh membuatnya langsung terlihat berbeda dari banyak ponsel lain di kelas yang sama.
Langkah ini terasa menonjol karena perangkat murah biasanya harus memilih salah satu: dibuat lebih ramping atau diberi baterai yang lebih besar. SMART 20 mencoba menolak pilihan itu dengan tetap menjaga bentuknya tipis agar nyaman dibawa, sambil tetap menawarkan daya tahan yang panjang untuk pemakaian harian.
Desain yang dibuat lebih meyakinkan
Dari sisi tampilan, Infinix memberi sentuhan yang membuat SMART 20 terasa lebih matang untuk ukuran ponsel entry-level. Bagian belakangnya memakai tekstur 3D, sementara sudut yang melengkung membantu perangkat terasa lebih enak saat digenggam.
Pilihan warnanya juga dibuat beragam agar pengguna punya opsi yang sesuai selera. Varian Shadow Black, Polaris Titanium, Sunlike Orange, dan Cloudline Blue memberi karakter yang lebih kuat pada perangkat ini.
Dengan pendekatan tersebut, SMART 20 tidak hanya diposisikan sebagai ponsel murah. Perangkat ini juga diarahkan sebagai daily driver yang tetap enak dilihat dan nyaman dipakai sepanjang hari.
Layar besar dengan gerakan lebih mulus
Di bagian depan, SMART 20 mengusung layar IPS LCD 6,78 inci dengan resolusi HD+. Desain punch-hole dipakai agar tampilannya terasa lebih modern dan mengikuti tren ponsel masa kini.
Salah satu daya tarik utamanya ada pada refresh rate 120Hz. Perpindahan layar dan navigasi antarmuka jadi terasa lebih halus, terutama saat digunakan untuk aktivitas harian yang sering melibatkan banyak gesekan layar.
Infinix juga menambahkan adaptive refresh rate 45Hz hingga 120Hz. Fitur ini membantu menjaga efisiensi daya saat layar menyesuaikan kebutuhan penggunaan, tanpa mengurangi kenyamanan visual secara berlebihan.
Disiapkan untuk kebutuhan harian
Pada sektor dapur pacu, Infinix menggunakan chipset MediaTek Helio G81 Ultimate. Chip ini ditujukan untuk kebutuhan umum seperti media sosial dan streaming, serta masih memadai untuk game ringan.
Artinya, SMART 20 tidak hanya mengandalkan desain luar. Ponsel ini tetap membawa keseimbangan yang cukup untuk penggunaan sehari-hari, terutama bagi pengguna yang butuh perangkat praktis dan responsif untuk aktivitas dasar.
Di sisi penyimpanan, perangkat ini menawarkan RAM hingga 8 GB extended. Kapasitas penyimpanannya mencapai 256 GB, sehingga ruang untuk foto, video, aplikasi, dan konten lain terasa lebih lega.
Kombinasi seperti ini penting di kelas entry-level. Banyak pengguna membutuhkan ruang yang lebih besar, jadi konfigurasi memori tersebut menambah nilai praktis pada ponsel ini.
Baterai besar tetap jadi nilai utama
Meski desainnya tipis, bagian yang paling mudah menarik perhatian tetap ada pada baterainya. Kapasitas 5200mAh diklaim mampu bertahan seharian penuh, termasuk untuk penggunaan yang lebih intensif.
Bagi pengguna yang sering berpindah aktivitas, daya tahan seperti ini menjadi keunggulan yang langsung terasa. Ponsel bisa dipakai lebih lama tanpa terlalu sering mencari pengisi daya.
Di titik ini, SMART 20 memperlihatkan arah yang jelas dari Infinix. Perangkat ini mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang ingin ponsel terjangkau, tampil lebih stylish, punya layar besar dengan refresh rate tinggi, memori longgar, dan baterai jumbo dalam satu paket.
