Bagi banyak orang, Bogor tetap menarik karena libur panjang bisa diisi dengan banyak jenis pengalaman dalam satu daerah. Pilihannya tidak hanya wisata alam, tetapi juga tempat edukasi anak, kawasan hijau bersejarah, safari satwa, hingga glamping dan kafe estetik.
Daya tarik itu ikut tercermin dari tingginya kunjungan wisatawan. Sepanjang 2024, Kota Bogor mencatat 8.093.203 wisatawan atau naik 43,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan Kabupaten Bogor hampir menyentuh 13 juta kunjungan.
Wisata keluarga yang terasa lebih aktif
Untuk keluarga yang ingin liburan sambil memberi pengalaman belajar, Bogor punya sejumlah tempat yang menawarkan interaksi langsung. Konsepnya tidak berhenti pada bermain, tetapi juga mengajak anak lebih dekat dengan hewan, aktivitas luar ruang, dan kegiatan yang lebih partisipatif.
Kuntum Farmfield menjadi salah satu tujuan yang menonjol karena pengunjung bisa memberi makan kambing, kelinci, ikan, dan sapi. Di tempat ini juga ada aktivitas menunggang kuda, memanen sayuran, cetak gypsum, dan melukis caping, dengan tiket mulai Rp65.000 pada hari kerja dan Rp80.000 saat akhir pekan atau libur nasional.
The Ranch Puncak menawarkan suasana peternakan bergaya Eropa dengan banyak spot tematik. Aktivitas yang tersedia meliputi berkuda, memberi makan kelinci, domba, dan kambing, lalu mencoba flying fox dan outbound, sambil berfoto di rumah hobbit dan taman bunga.
Pilihan satwa dan ruang hijau yang tetap kuat
Bila ingin pengalaman yang lebih luas, Taman Safari Indonesia Bogor masih menjadi salah satu tujuan utama. Kawasan seluas 55 hektar ini menjadi rumah bagi ribuan satwa, dengan safari drive-thru, kesempatan memberi makan rusa dan unta, pertunjukan edukasi hewan, serta Istana Panda.
Taman Safari juga menyediakan taman bermain air, wahana permainan, dan area kuliner. Tiket masuknya mulai Rp230.000 per orang pada hari kerja dan Rp255.000 pada akhir pekan, sehingga pengunjung disarankan datang lebih awal saat musim libur agar terhindar dari antrean panjang.
Di pusat kota, Kebun Raya Bogor memberi suasana yang lebih tenang tetapi tetap kaya edukasi. Kebun botani yang berdiri sejak 1817 ini memiliki luas sekitar 87 hektar dan menyimpan lebih dari 15.000 spesies tumbuhan dari berbagai belahan dunia.
Pengunjung bisa berjalan santai, piknik, atau menyewa sepeda untuk berkeliling di jalur rindang. Di dalam kawasan itu juga ada Museum Zoologi dengan kerangka paus biru yang legendaris, serta area Istana Bogor yang dikenal dengan rusa-rusa di tamannya, dengan tiket masuk mulai Rp15.500 pada hari kerja dan Rp25.500 saat akhir pekan atau hari libur.
Tempat menginap dengan suasana alam
Bogor juga kuat di pilihan glamping bagi wisatawan yang ingin dekat dengan alam tanpa repot membawa perlengkapan sendiri. Konsep ini memadukan pengalaman berkemah dengan fasilitas yang mendekati hotel dan latar pegunungan yang menenangkan.
The Highland Park Resort menghadirkan tenda bergaya Mongolia dan Apache di kaki Gunung Salak. Selain itu, ada Damar Langit Resort dengan panorama Gunung Gede Pangrango, Chevilly Resort & Camp dengan kolam renang dan spot foto, serta Wonderful Citamiang yang menawarkan pilihan lebih terjangkau, dengan tarif mulai Rp250.000 hingga jutaan rupiah per malam.
Bagi yang lebih suka suasana santai di sela liburan, Bogor punya banyak kafe estetik dengan pemandangan alam. The Lake House membawa konsep pedesaan Eropa di tepi danau, sedangkan Anthology Coffee and Tea tampil minimalis modern dengan pepohonan tinggi dan danau di sekelilingnya.
Kopi Nako Kebon Jati menonjol karena pemandangan pegunungan dan kebun jati. Humaira Coffee menawarkan konsep semi outdoor dengan panorama Puncak, dengan harga menu berkisar Rp15.000 hingga Rp120.000.
Alam terbuka untuk liburan yang lebih hemat
Untuk wisata alam yang relatif lebih ramah anggaran, curug masih menjadi favorit di Bogor. Destinasi seperti ini cocok untuk trekking ringan, berenang, piknik, dan menikmati suasana yang lebih segar.
Curug Bidadari menawarkan area bermain air yang aman untuk anak-anak, panorama asri, dan spot foto. Tiketnya mulai Rp25.000 pada hari biasa hingga Rp50.000 saat akhir pekan atau libur nasional, dengan jam buka 08.00-17.00 WIB pada hari kerja dan 07.30-18.30 WIB saat akhir pekan.
Curug Cibaliung dikenal dengan air jernih berwarna biru kehijauan alami, terutama saat musim panas. Tiket masuknya sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000 per orang, tetapi pengunjung disarankan tidak datang saat musim hujan karena jalur trekking bisa licin dan berisiko banjir bandang.
Pilihan alam lain yang lengkap ada di Taman Wisata Alam Gunung Pancar di Sentul. Kawasan ini dikenal dengan hutan pinus yang rindang, pemandian air panas alami, area camping, jalur trekking untuk pemula, hingga pilihan glamping dan outbound, dengan tiket mulai Rp5.000 pada hari kerja hingga Rp15.000 saat akhir pekan atau libur nasional.







