Borneo FC Samarinda memperpanjang kontrak Nadeo Argawinata dan Rivaldo Pakpahan hingga 2029. Langkah ini menegaskan upaya klub menjaga inti skuad saat mereka bersiap menghadapi musim kompetisi 2026/2027 yang akan jauh lebih padat.
Keputusan tersebut menjadi sinyal bahwa Pesut Etam ingin mempertahankan stabilitas tim dalam jangka panjang. Dengan kontrak baru berdurasi tiga tahun, dua pemain itu tetap menjadi bagian dari skuad oranye kebanggaan masyarakat Samarinda setidaknya sampai 2029.
Nadeo Tetap Jadi Andalan di Bawah Mistar
Nama Nadeo Argawinata mendapat perhatian terbesar dalam pengumuman ini. Ia baru saja meraih gelar Kiper Terbaik Super League musim 2025/2026, sebuah pencapaian yang menguatkan posisinya sebagai pilar penting lini belakang Borneo FC.
Selama musim tersebut, Nadeo mencatat 34 penampilan, 3.060 menit bermain, dan 12 clean sheets. Catatan itu menunjukkan konsistensi yang membuat klub memiliki alasan kuat untuk mempertahankan kiper tim nasional Indonesia tersebut lebih lama.
Dalam unggahan resmi di media sosial, Borneo FC juga memberi apresiasi atas prestasi sang penjaga gawang. Klub menyebut Nadeo sebagai kiper terbaik Super League 25/26 sekaligus mengumumkan durasi kontrak barunya sampai 2029.
Rivaldo Diproyeksikan sebagai Aset Masa Depan
Sementara itu, Rivaldo Pakpahan dipertahankan karena dianggap punya masa depan cerah di lini tengah. Gelandang muda ini dikenal memiliki daya jelajah tinggi dan dinilai layak menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.
Sepanjang musim 2025/2026, Rivaldo tampil 26 kali dengan total 2.205 menit bermain. Ia juga menyumbang 2 assist, yang memperlihatkan perannya dalam membantu alur serangan tim.
Usia yang masih muda membuat Rivaldo diposisikan sebagai pemain yang bisa terus berkembang bersama Borneo FC. Klub melihat keberadaannya sebagai investasi penting untuk menjaga kompetitivitas skuad di musim-musim mendatang.
Jadwal Padat Menuntut Skuad yang Stabil
Perpanjangan kontrak dua pemain ini juga berkaitan dengan tantangan yang akan dihadapi Borneo FC pada musim 2026/2027. Tim dijadwalkan tampil di empat kompetisi sekaligus, sehingga kebutuhan akan skuad yang stabil menjadi semakin besar.
Selain berlaga di Super League, Borneo FC juga akan tampil di AFC Challenge League (ACGL) dan ASEAN Club Championship. Di level domestik, mereka masih akan mengejar trofi Piala Liga Indonesia.
Situasi itu membuat klub perlu mengamankan pemain dengan kontribusi paling konsisten. Nadeo dan Rivaldo menjadi dua nama yang dianggap penting untuk menjaga keseimbangan tim di tengah beban kompetisi yang padat.
Dengan kontrak baru hingga 2029, Borneo FC menegaskan bahwa mereka tidak ingin kehilangan terlalu banyak pilar utama di bursa transfer. Kebijakan ini memperlihatkan ambisi klub untuk tetap menjadi kekuatan yang diperhitungkan di sepak bola Indonesia dan Asia Tenggara.
Source: mediaindonesia.com






