Box Breathing Cuma 1 Menit, Cara Menkes Menjaga Fokus Saat Meeting Bertumpuk

Author: Redaksi Android62

Teknik napas singkat yang disebut box breathing kembali disorot karena dianggap praktis untuk dipakai di tengah jadwal kerja yang padat. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut cara ini bisa dilakukan hanya dalam satu hingga dua menit sebagai jeda singkat sebelum berpindah ke agenda berikutnya.

Dalam penjelasannya, box breathing ditujukan untuk membantu menjaga ketenangan pikiran saat rapat datang bertumpuk dan otak dipaksa menangani banyak topik dalam waktu berdekatan. Budi menilai kebiasaan sederhana ini dapat membantu mencegah burnout sekaligus mengurangi risiko gagal fokus saat beban kerja terus menumpuk.

Pola napas yang mudah diingat

Box breathing dikenal sebagai latihan pernapasan dengan empat tahap yang dibuat sama panjang. Pola ini dirancang agar tubuh berhenti sejenak dari tekanan aktivitas dan kembali lebih stabil.

Langkahnya sangat sederhana. Tarik napas selama 4 detik, tahan 4 detik, hembuskan 4 detik, lalu tahan lagi 4 detik. Rangkaian ini kemudian diulang sebanyak 4 sampai 6 kali.

Menurut penjelasan Menkes, seluruh proses tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua menit. Karena durasinya singkat, teknik ini mudah diselipkan di sela kerja tanpa perlu tempat khusus atau persiapan rumit.

Cocok saat berganti topik kerja

Budi mengatakan box breathing dapat dilakukan setiap kali hendak berpindah topik kerja atau sebelum masuk ke meeting berikutnya. Ia juga menyampaikan bahwa kebiasaan ini dipakainya sendiri ketika menghadapi belasan meeting dengan topik berbeda.

Kondisi kerja yang terus berpindah membuat otak menerima banyak informasi tanpa jeda. Dalam situasi seperti itu, kemampuan menyerap dan mengolah data bisa menurun, sehingga jeda napas singkat dapat menjadi cara praktis untuk membantu pikiran tetap lebih tertata.

Teknik ini relevan bagi pekerja yang menjalani ritme kerja cepat. Saat aktivitas menuntut perhatian terus-menerus, satu sampai dua menit untuk menata napas dapat menjadi ruang singkat agar fokus tidak cepat pecah.

Manfaat yang sering dikaitkan dengan box breathing

Secara umum, box breathing dipakai untuk membantu tubuh dan pikiran kembali lebih tenang. Teknik ini kerap digunakan ketika seseorang merasa tegang, kewalahan, atau sulit menjaga fokus.

Mengutip WebMD, box breathing disebut dapat membantu mengatasi stres dan kepanikan, meningkatkan fokus, serta membantu tidur lebih nyenyak bagi yang mengalami insomnia. Teknik ini juga dikaitkan dengan pengaturan pernapasan yang lebih stabil.

Selain itu, box breathing disebut dapat membantu menurunkan tekanan darah dan hormon stres atau kortisol. Dalam situasi tertentu, pola napas yang lebih teratur juga dapat membantu seseorang mengambil keputusan dengan lebih tenang.

Langkah box breathing yang bisa langsung dicoba

  1. Tarik napas 4 detik.
  2. Tahan napas 4 detik.
  3. Hembuskan napas 4 detik.
  4. Tahan lagi 4 detik.
  5. Ulangi 4 sampai 6 kali.

Dengan langkah yang singkat dan mudah diingat, box breathing menjadi pilihan praktis untuk memberi jeda di tengah meeting bertumpuk atau perpindahan agenda kerja yang cepat. Teknik ini menawarkan cara sederhana untuk menjaga ketenangan saat tekanan pekerjaan terus meningkat.

Source: lifestyle.bisnis.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru