Alat Baru BRI Peduli Bikin Produksi KWT Bina Tani Mysari Pala Bogor Jauh Lebih Cepat

Author: Redaksi Android62

Bantuan alat produksi dari BRI Peduli membuat proses kerja KWT Bina Tani Mysari Pala di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, jauh lebih singkat. Pengupasan, pengirisan, hingga pengemasan pala yang sebelumnya memakan waktu lama kini bisa dilakukan lebih efisien dan lebih rapi.

Perubahan itu menjadi dorongan penting bagi kelompok perempuan yang mengolah pala menjadi manisan, sirup, dan permen. Efisiensi yang muncul tidak hanya mempercepat produksi, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hasil akhir dan meringankan pekerjaan anggota kelompok.

Produksi yang dulu serba manual

KWT Bina Tani Mysari Pala dibentuk pada 2015 sebagai wadah belajar sekaligus tempat mengembangkan usaha bersama. Pada awalnya, kelompok ini hanya menjual pala segar sebelum kemudian naik kelas dengan mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.

Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, mengatakan keterbatasan alat dan pemasaran sempat menjadi hambatan utama. Seluruh proses masih dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana sehingga waktu produksi menjadi lebih panjang.

Melihat potensi itu, BRI Peduli melalui Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) memberikan bantuan sarana produksi sekaligus pelatihan peningkatan kapasitas usaha. Program ini juga menyasar pengembangan sumber daya manusia, inovasi produk, dan strategi pemasaran agar usaha bisa tumbuh berkelanjutan.

Waktu kerja turun drastis

Bantuan yang diterima mencakup pengupas pala, alat pengiris pala, dan mesin sealer. Tiga alat tersebut membuat alur produksi dan pengemasan menjadi lebih cepat serta memberi hasil kemasan yang lebih kokoh.

Proses Sebelum Bantuan Setelah Bantuan
Mengupas pala Sekitar 5 jam Sekitar 2 jam
Mengiris pala Sekitar 6 jam Sekitar 2 jam
Pengemasan Manual Lebih cepat dengan mesin sealer

Nurhasanah menyebut efisiensi tersebut berdampak langsung pada kapasitas produksi. Pekerjaan anggota juga menjadi lebih ringan karena proses yang sebelumnya mengandalkan tenaga manual kini terbantu alat.

Dampak yang meluas ke pemasaran

Produk olahan pala dari kelompok ini kini semakin dikenal dan menjangkau lebih banyak konsumen. Bagi anggota, bantuan tersebut bukan sekadar soal alat, melainkan dorongan untuk terus mengembangkan komoditas pala sebagai sumber nilai tambah bagi keluarga.

Dalam keterangan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan Program AURA merupakan inisiatif BRI Peduli yang berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan. Fokusnya mencakup penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan.

Dhanny menilai kisah KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor menunjukkan manfaat nyata program tersebut bagi kelompok usaha perempuan. Ia berharap program ini terus melahirkan perempuan tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Sejak diluncurkan pada 2021, Program AURA telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Di sisi lain, Nurhasanah berharap pendampingan ini dapat terus berlanjut, terutama untuk memperkuat pemasaran produk olahan pala di Bogor.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terbaru