Bug Sinyal, Navigasi, Dan Terminal Diperbaiki Di Android 17 QPR1 Beta 2, Fokusnya Stabilitas

Author: Redaksi Android62

Pembaruan Android 17 QPR1 beta 2 langsung menyorot perbaikan di area yang paling terasa dalam pemakaian harian: stabilitas sistem, konektivitas, dan gangguan antarmuka. Meski belum membawa perubahan besar yang mencolok, daftar bug yang dibereskan kali ini menyentuh masalah yang sebelumnya cukup mengganggu pengguna Pixel.

Google merilis build terbaru ini dengan nomor CP31.260423.012.A1 hanya beberapa pekan setelah beta pertama hadir. Kecepatan itu menunjukkan bahwa pengembangan Android 17 QPR1 memang sedang dipusatkan pada pematangan fondasi sistem lebih dulu, bukan pada penambahan fitur yang langsung terlihat.

Masalah sistem yang paling serius ikut ditangani

Di antara perbaikan yang dibawa, ada bug pada aplikasi Terminal yang sebelumnya bisa gagal dijalankan. Dalam kondisi itu, aplikasi dapat memunculkan pop-up error yang tidak selesai diatasi, lalu berhenti pada proses memuat tanpa akhir.

Google juga menambal masalah pada sistem file F2FS. Bug ini penting karena disebut dapat memicu korupsi data atau membuat sistem menjadi tidak stabil tanpa pola yang mudah diprediksi.

Gangguan tampilan yang sering terlihat langsung

Perbaikan juga menyentuh layar kunci. Sebelumnya, informasi tanggal dan cuaca bisa bertumpuk dengan area sensor sidik jari, sehingga tampilan terasa semrawut dan kurang nyaman dipakai.

Di layar beranda, ada bug yang membuat ikon aplikasi bertema kustom tampak membesar secara keliru setelah pengguna kembali dari sebuah aplikasi. Sementara itu, pada layar recent apps, Google memperbaiki glitch visual yang muncul ketika aplikasi dipindahkan di area tersebut.

Gesture navigasi pun tidak luput dari pembenahan. Swipe pada navigation bar sebelumnya bisa gagal saat dipakai untuk berpindah antar-aplikasi terbaru, dan masalah itu kini masuk daftar yang diperbaiki.

Konektivitas yang lebih konsisten

Dari sisi jaringan, Google membetulkan indikator sinyal seluler yang sempat menampilkan bar kosong atau abu-abu meski perangkat masih tersambung. Masalah seperti ini membuat kondisi koneksi sulit dibaca dengan akurat oleh pengguna.

Bluetooth tethering juga dibenahi. Sebelumnya, tombol pengalih fitur itu bisa kembali mati setelah perangkat di-restart atau setelah siklus Bluetooth, sehingga berbagi internet harus diaktifkan ulang secara manual.

Ada pula perbaikan untuk skenario panggilan aktif ketiga dari head unit. Bug tersebut sebelumnya bisa memutus peserta conference call yang sedang berlangsung, bukan menghentikan panggilan yang dimaksud.

Belum banyak perubahan yang terlihat di permukaan

Meski deretan perbaikannya cukup panjang, perubahan visual yang langsung terasa masih sangat terbatas. Pada penggunaan di Pixel 8 Pro, pembaruan ini hanya disebut membawa ikon edit Quick Settings yang diperbarui.

Kondisi itu membuat Android 17 QPR1 beta 2 lebih terasa seperti rilis pemeliharaan daripada beta yang mengejar perubahan besar. Google tampaknya masih menahan pembaruan yang lebih mencolok untuk tahap beta berikutnya atau rilis QPR selanjutnya.

Karena statusnya masih beta awal, pengguna tetap perlu mengingat bahwa bug lain masih bisa muncul. Untuk saat ini, Google masih mendorong laporan dari pengguna beta agar masalah yang tersisa bisa ditangani sebelum versi ini makin matang.

Pembaruan OTA Android 17 QPR1 beta 2 sudah tersedia untuk perangkat Pixel yang kompatibel, mulai dari Pixel 6 hingga Pixel 10. Selain lewat OTA, Google juga menyediakan image OTA bagi pengguna yang ingin melakukan sideload manual pada perangkat Pixel mereka.

Source: www.androidpolice.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru