Bukan Demi Penampilan, Ria Ricis Jalani Operasi Hidung Agar Napas Lebih Lega dan Sinus Tidak Kambuh

Ria Ricis memilih menjalani septorhinoplasty bukan untuk sekadar mengubah tampilan wajah. Langkah itu ia ambil karena kondisi hidungnya memang mengganggu fungsi pernapasan dan memicu sinusitis yang kerap kambuh.

Keluhan yang dialami Ricis berawal dari bentuk tulang hidung yang miring. Akibatnya, napasnya sering terasa tersumbat dan aktivitas sehari-hari ikut terdampak.

Keluhan yang tidak hanya soal penampilan

Ricis menjelaskan bahwa tindakan tersebut berangkat dari persoalan kesehatan yang sudah lama dirasakan. Ia menyebut tulang hidungnya miring sehingga aliran udara tidak lancar dan kondisi itu memicu gangguan pada sinus.

Dalam dunia medis, keluhan seperti ini kerap dikaitkan dengan deviated septum. Kondisi tersebut terjadi saat sekat hidung tidak berada pada posisi normal, sehingga udara tidak bisa mengalir dengan nyaman saat bernapas.

Masalah seperti ini juga dapat membuat sinus lebih mudah bermasalah. Karena itu, keputusan untuk menjalani tindakan medis tidak semata mempertimbangkan bentuk luar hidung, tetapi juga fungsi dasarnya.

Tindakan medis yang dipilih

Prosedur yang dijalani Ricis disebut septorhinoplasty. Tindakan ini menggabungkan perbaikan pada septum hidung dan pembentukan ulang bagian luar hidung.

Pendekatan tersebut membuat prosedur ini tidak hanya menyasar sisi estetika. Di sisi lain, fungsi pernapasan juga menjadi perhatian utama agar keluhan yang muncul sebelumnya bisa berkurang.

Ricis pun menegaskan alasan medis di balik pilihannya. Ia mengatakan, “Alasannya karena memang ada masalah kesehatan. Tulang hidung aku miring, jadi napasnya sering tersumbat dan sering kena sinus.”

Reaksi publik setelah perubahan hidungnya terlihat

Perubahan pada hidung Ricis lebih dulu menarik perhatian publik sebelum penjelasan medisnya disampaikan. Banyak warganet kemudian menebak-nebak alasan di balik tampilan barunya.

Setelah keterangannya muncul, respons yang datang cukup beragam. Sebagian publik memberikan dukungan karena menilai tindakan itu wajar dilakukan demi kesehatan.

Sebagian lainnya menyoroti hasil akhirnya yang dinilai tetap proporsional dan tidak berlebihan. Perhatian publik ini menunjukkan bahwa perubahan pada figur publik kerap memunculkan spekulasi lebih dulu sebelum alasan sebenarnya diketahui.

Sinusitis dan napas tersumbat jadi pertimbangan utama

Kasus Ricis memperlihatkan bahwa gangguan pada hidung bisa berdampak lebih luas dari yang terlihat di permukaan. Napas yang sering tersumbat dan sinusitis yang kambuh berulang dapat mengganggu kenyamanan dalam jangka panjang.

Karena itu, tindakan seperti septorhinoplasty biasanya tidak diambil secara tergesa-gesa. Dalam kasus Ricis, langkah tersebut dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter ahli dan mempertimbangkan kebutuhan medis yang dirasakan.

Hasil prosedur memang ikut memberi perubahan pada tampilan wajahnya. Namun, inti dari tindakan itu tetap berada pada satu tujuan utama, yaitu membantu Ricis bernapas lebih nyaman dan mengurangi keluhan sinus yang berulang.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terkait