Bukan Lagi Sekadar Irit, SUV Listrik Rp300 Jutaan Ini Sudah Punya Rasa Mobil Mahal

Author: Redaksi Android62

Di kelas SUV listrik Rp300 jutaan, persaingan kini tidak lagi sekadar soal harga dan jarak tempuh. Sejumlah model sudah membawa kabin digital, fitur keselamatan aktif, hingga karakter berkendara yang sebelumnya lebih sering ditemukan pada mobil dengan banderol lebih tinggi.

Menariknya, masing-masing mobil di segmen ini justru tampil dengan keunggulan yang berbeda. Ada yang menonjol lewat paket ADAS, ada yang mengandalkan platform dan baterai modern, ada pula yang unggul pada handling atau kenyamanan suspensi.

Pilihan paling terjangkau dengan fitur keselamatan lengkap

Neta V-II menjadi salah satu pintu masuk termurah di kelas ini. SUV kompak urban ini sudah dirakit lokal di Indonesia lewat skema CKD dan diposisikan untuk memudahkan penggunaan harian.

Di dalam kabin, Neta V-II memakai layar sentuh vertikal 14,6 inci sebagai pusat kendali utama. Model ini juga dibekali paket ADAS dengan 9 fitur pintar, termasuk Traffic Jam Assist yang membantu mobil melaju dan mengerem otomatis saat macet.

Untuk sumber tenaga, Neta V-II menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 401 km dalam sekali pengisian penuh, dengan harga Rp299.000.000 hingga Rp310.000.000.

Nuansa lebih premium dari BYD Atto 3

Di atasnya, BYD Atto 3 varian Advanced masuk ke kelompok yang masih berada di kisaran kepala tiga, meski sudah mendekati batas atas segmen. Mobil ini menyasar pembeli yang mencari kesan lebih matang saat berkendara dan tampilan kabin yang berbeda.

BYD membekali Atto 3 dengan e-Platform 3.0 dan Blade Battery. Kombinasi ini disebut mendukung keamanan baterai yang tinggi, sekaligus memberi jarak tempuh sekitar 410 km berdasarkan standar NEDC.

Bagian interiornya juga jadi pembeda. Kabin Atto 3 memakai tema sporty, layar hiburan dapat berputar otomatis dari lanskap ke potret, dan ambient lighting bisa berubah warna mengikuti irama musik.

MG 4 EV menawarkan karakter berkendara yang lebih tajam

MG 4 EV varian Magnify hadir dengan pendekatan yang sedikit berbeda dari para rivalnya. Meski tampil sebagai crossover, model ini memakai penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive, yang memberi karakter handling lebih tajam dan responsif.

Untuk kebutuhan harian, MG menyematkan wireless charger dan kamera 360 derajat resolusi tinggi. Fitur-fitur ini membuat penggunaan mobil terasa lebih praktis, terutama saat dipakai di perkotaan.

Produksi lokal di Indonesia ikut membantu membuat harganya lebih kompetitif. Varian Magnify dibanderol sekitar Rp380.000.000 hingga Rp395.000.000, dengan jarak tempuh hingga 425 km dalam kondisi baterai penuh.

Citroen e-C3 memilih kenyamanan sebagai nilai utama

Berbeda dari tiga model lain, Citroen e-C3 All New lebih menonjolkan rasa nyaman saat melintasi permukaan jalan yang tidak selalu mulus. Mobil ini memakai teknologi suspensi Advanced Comfort yang dirancang memberi redaman empuk.

Karakter tersebut membuat e-C3 cocok untuk aktivitas di perkotaan maupun area permukiman. Dari sisi tampilan, model ini membawa gaya SUV dengan aksen two-tone yang memberi nuansa Eropa.

Jarak tempuhnya mencapai 320 km, yang cukup untuk kebutuhan komuter harian seperti rumah, kantor, dan pusat perbelanjaan. Harga Citroen e-C3 All New berada di sekitar Rp360.000.000 hingga Rp380.000.000.

Empat model, empat karakter berbeda

Keempat SUV listrik ini memperlihatkan bahwa segmen Rp300 jutaan sekarang punya pilihan yang jauh lebih beragam. Neta V-II menonjol lewat harga dan paket keselamatan aktif, BYD Atto 3 menawarkan platform serta kabin yang terasa lebih premium, MG 4 EV unggul pada pengendalian dan jarak tempuh, sedangkan Citroen e-C3 fokus pada kenyamanan suspensi.

Dengan opsi seperti itu, konsumen tidak hanya memilih mobil listrik yang efisien. Mereka juga bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan harian, kenyamanan, dan karakter berkendara yang paling sesuai.

Berita Terbaru