Bukan Tanduk Sungguhan, Tonjolan Jerapah Ini Masih Dipakai Saat Bertarung dan Mengenali Jenisnya

Author: Redaksi Android62

Di kepala jerapah ada struktur khas yang sering terlihat seperti tanduk kecil, tetapi bagian itu bukan tanduk sejati. Tonjolan tersebut disebut ossicone dan masih memiliki peran kecil pada jerapah modern, meski fungsinya tidak sebesar yang banyak orang bayangkan.

Ossicone justru menjadi salah satu ciri yang membantu membedakan jerapah dari hewan bertanduk lain. Struktur ini juga ikut memberi petunjuk untuk mengenali jenis kelamin jerapah, karena bentuknya berbeda antara jantan dan betina.

Secara biologis, ossicone terbentuk sebagai penonjolan permanen dari tulang tengkorak. Saat masih awal, strukturnya berupa tulang rawan, lalu mengeras menjadi tulang dan akhirnya tertutup kulit.

Pada jerapah jantan, ossicone umumnya lebih besar, lebih tebal, dan terlihat gundul. Sementara itu, pada betina, bentuknya cenderung lebih tipis dan memiliki seberkas rambut di bagian atas.

Perbedaan itu membuat ossicone mudah dikenali secara kasatmata. Meski sering terlihat seperti ornamen di kepala, bagian tersebut tetap merupakan bagian tubuh nyata yang ikut berhubungan dengan perilaku jerapah.

Para ahli belum sepenuhnya mengetahui fungsi utama ossicone pada jerapah modern. Ada dugaan struktur ini merupakan organ sisa yang dulu lebih berguna bagi nenek moyang jerapah pada masa lalu.

Di antara hewan bertanduk, jerapah juga punya cara bertarung yang berbeda. Mereka lebih sering mengandalkan leher daripada tanduk utama di kepala, meski bobot ossicone tetap membantu saat jantan saling mengalungkan leher dan menusukkan bagian itu dalam pertarungan.

Itulah sebabnya ossicone masih punya fungsi kecil hingga sekarang. Perannya memang terbatas, tetapi struktur ini tetap ikut terlibat dalam pertarungan antarsesama jantan.

Selain bermanfaat bagi perilaku, ossicone juga membantu dalam identifikasi. Bentuk yang lebih tebal dan gundul pada jantan, serta yang lebih tipis dan berambut pada betina, memudahkan pembedaan jenis kelamin jerapah.

Pada beberapa spesies, ossicone bahkan dapat muncul lebih dari satu di kepala. Ada spesies yang bisa memiliki hingga lima ossicone, dengan tambahan benjolan di belakang benjolan utama dan di atas pangkal hidung.

Ciri itu ikut membantu membedakan jerapah utara dan jerapah reticulated dari jerapah selatan dan jerapah Masai. Dengan demikian, ossicone tidak hanya menjadi ciri fisik, tetapi juga petunjuk visual untuk mengenali spesies tertentu.

Jerapah juga bukan satu-satunya mamalia yang memiliki struktur serupa. Okapi, kerabat dekat jerapah, juga memilikinya meski tubuhnya lebih kecil, lehernya lebih pendek, dan kerangkanya tidak sebesar jerapah.

Okapi sering digambarkan seperti campuran jerapah, zebra, dan rusa. Bedanya, pada okapi ossicone hanya dimiliki oleh jantan.

Karena itu, ossicone tetap menarik untuk dilihat dari sisi evolusi maupun identifikasi. Struktur kecil di kepala jerapah ini menyimpan jejak fungsi lama, membantu perkelahian, dan memberi petunjuk untuk membedakan jerapah dari kerabat dekatnya.

Source: www.idntimes.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru