BYD Tembus Lima Besar di Indonesia, Toyota Masih Tak Terkejar di Puncak

BYD menjadi sorotan utama di pasar mobil Indonesia setelah mencatat 5.264 unit wholesales dalam sebulan dan langsung menembus lima besar. Lonjakan itu menandai kembalinya performa merek asal China tersebut setelah sebelumnya hanya membukukan penjualan sekitar ratusan unit pada Mei.

Di saat yang sama, Toyota tetap menjaga jarak dari para pesaing dengan catatan 22.809 unit wholesales pada Juni. Angka itu sekaligus menegaskan dominasi pabrikan Jepang di pasar roda empat nasional, meski tekanan dari merek China semakin terasa.

MerekWholesalesCatatan Penting
Toyota22.809 unitRetail 21.122 unit, tetap memimpin pasar
BYD5.264 unitNaik tajam dan masuk lima besar
Mitsubishi4.143 unitDitopang Xpander series dan Pajero Sport
Jaecoo3.050 unitMeraih hasil kuat dengan tiga model
Geely2.011 unitIkut memperketat persaingan pasar

Posisi Toyota Masih Kokoh

Toyota bukan hanya unggul di wholesales, tetapi juga mencatat penjualan retail 21.122 unit. Capaian ini membuat Toyota tetap memimpin pasar mobil Indonesia sepanjang semester pertama tahun 2026.

Di bawahnya, Daihatsu menempati posisi kedua dengan 14.125 unit wholesales. Suzuki berada di posisi ketiga dengan 6.057 unit dan masih ditopang oleh Carry, Fronx, XL7, serta Grand Vitara.

BYD dan Merek China Makin Menekan

Kebangkitan BYD terutama ditopang oleh Atto 1 yang kembali pulih setelah sempat mencatat penjualan di bawah 30 unit. Model lain seperti M6 dan Sealion 7 juga ikut menyumbang, meski porsinya tidak sebesar Atto 1.

Ridertua.com mencatat bahwa BYD, Jaecoo, dan Geely sama-sama membukukan hasil yang memuaskan dan membuat peta persaingan semakin ketat. Keberadaan mereka memperlihatkan bahwa segmen kendaraan listrik kian sulit diabaikan di Indonesia.

Pasar Listrik Semakin Ramai

BYD disebut semakin kuat di pasar BEV Indonesia berkat lini produk yang lebih beragam dan harga yang dinilai terjangkau. Merek ini bahkan baru menjual satu model berupa M6 DM, yang dinilai menjadi awal untuk memperluas lini produk ramah lingkungan di Indonesia.

Di tengah tekanan itu, Toyota dan merek Jepang lain masih mengandalkan hybrid. Kijang Innova Zenix, Veloz HEV, dan Alphard HEV menjadi andalan, meski Alphard HEV disebut belakangan terus kalah dari Denza D9.

Selain BYD, Mitsubishi masih mampu menjaga volume dengan 4.143 unit wholesales melalui Xpander series dan Pajero Sport. Honda berada di antara Jaecoo dan Geely dengan 2.402 unit, sedangkan Geely mencatat 2.011 unit dalam sebulan.

Berita Terkait