Casio memperluas lini Edifice dengan menghadirkan lima model EFK-200 ke pasar Amerika Serikat setelah lebih dulu meluncurkannya di Jepang pada awal bulan ini. Langkah ini menarik perhatian karena dua varian di antaranya memakai forged carbon, material yang selama ini lekat dengan kesan premium dan pola marmer yang berbeda pada tiap unit.
Seri ini juga menjadi momen penting bagi Edifice karena Casio memasukkan jam otomatis ke dalam keluarga tersebut. Seluruh model EFK-200 menggunakan movement mekanis Jepang 21 jewel, sehingga pendekatan produknya terasa berbeda dari banyak jam Edifice lain yang lebih dikenal lewat quartz atau digital.
Detail material dan ukuran
Menurut Gizmochina, model berbahan stainless steel di seri ini memiliki diameter 38 mm, lug-to-lug 43,6 mm, dan ketebalan 11,9 mm. Sementara itu, varian forged carbon dengan kode EFK-200XPB-1A sedikit lebih besar dengan diameter 38,8 mm, tetapi bobotnya jauh lebih ringan, hanya 81 gram dibanding 153 gram pada model stainless steel.
| Model | Material | Harga | Catatan |
|---|---|---|---|
| EFK-200CD-1A | Dial forged carbon, case stainless steel | $330 | Diameter model steel 38 mm |
| EFK-200XPB-1A | Dial dan case forged carbon | $500 | Diameter 38,8 mm, bobot 81 gram |
| EFK-200D-2A | Dial bertekstur electroformed | $330 | Warna biru |
| EFK-200D-4A | Dial bertekstur electroformed | $330 | Warna merah |
| EFK-200DG-5A | Dial bertekstur electroformed, case dan bracelet ion-plated emas | $410 | Lapisan emas pada case dan bracelet |
Dua model forged carbon menawarkan pendekatan yang berbeda. EFK-200CD-1A memadukan dial forged carbon dengan case stainless steel, sedangkan EFK-200XPB-1A memakai forged carbon untuk dial dan case sekaligus.
Tiga model lainnya mengandalkan dial electroformed bertekstur dengan finishing lacquer multilapis untuk menghasilkan efek gradasi. Pilihannya terdiri dari EFK-200D-2A berwarna biru, EFK-200D-4A berwarna merah, serta EFK-200DG-5A dengan case dan bracelet berlapis ion emas.
Mesin otomatis dan fitur pendukung
Seluruh model dibekali movement otomatis Jepang 21 jewel dengan frekuensi 21.600 getaran per jam. Casio juga menambahkan hacking seconds, cadangan daya sekitar 42 jam, dan case back transparan dengan sistem screw-lock yang memperlihatkan mesin di bagian belakang.
Untuk ketahanan, seluruh jam di seri ini memakai kristal safir yang tahan gores dan tahan air hingga 100 meter. Model stainless steel hadir dengan bracelet H-link solid berfinishing brushed dan mirror-polished, lalu ditutup one-touch three-fold clasp.
Model XPB-1A tampil sedikit berbeda karena tidak menggunakan bracelet baja. Casio menggantinya dengan strap resin dan push-button butterfly clasp agar tampil lebih ringan, tetapi tetap menjaga karakter sporty khas Edifice.
Dengan lima pilihan model, seri EFK-200 kini resmi tersedia di Amerika Serikat. Kehadiran jam otomatis dalam lini Edifice memberi arah baru yang lebih serius bagi Casio di segmen penggemar jam tangan, terutama karena material premium, desain compact, dan movement mekanis dipadukan dalam satu keluarga produk.
