PERADI Profesional Pecahkan Rekor MURI, 138 Kampus Jadi Penentu

Author: Redaksi Android62

PERADI Profesional mencatat rekor baru setelah menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai organisasi advokat dengan penandatanganan kerja sama terbanyak dengan perguruan tinggi di Indonesia. Pencapaian ini menempatkan pendidikan profesi advokat sebagai titik tekan utama dalam strategi organisasi tersebut.

Dalam piagam Rekor Indonesia Nomor 12803/R.MURI/VII/2026, PERADI Profesional disebut telah menggandeng 138 perguruan tinggi untuk penyelenggaraan pendidikan profesi advokat. Dari jumlah itu, 108 perguruan tinggi merupakan perguruan tinggi keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

Kolaborasi dengan kampus meluas ke berbagai daerah

Data kerja sama itu menjadi dasar utama yang membuat capaian PERADI Profesional dinilai istimewa. Organisasi ini memandang kolaborasi dengan kampus sebagai jalan untuk memperkuat mutu pendidikan calon advokat dan menyiapkan sumber daya hukum yang lebih berintegritas.

Data Kerja Sama PERADI Profesional Jumlah Keterangan
Perguruan tinggi mitra 138 Untuk penyelenggaraan pendidikan profesi advokat
Perguruan tinggi keagamaan 108 Di bawah naungan Kemenag

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI Profesional, Yuhelson, menilai sinergi lintas sektor adalah fondasi penting bagi penegakan hukum. Ia menyebut kerja sama antara praktisi hukum, akademisi, dan pemerintah sebagai tonggak untuk menegakkan keadilan.

Yuhelson juga mengatakan bahwa dalam kurun waktu belum sampai enam bulan, PERADI Profesional telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 112 perguruan tinggi. Ia menyebut capaian itu sebagai catatan sejarah yang menunjukkan percepatan kolaborasi dalam waktu singkat.

Menurut dia, visi utama organisasi adalah merevitalisasi muruah dan kehormatan profesi penegak hukum. Upaya itu dijalankan melalui peningkatan mutu pendidikan bagi calon advokat, termasuk lewat kemitraan dengan kampus-kampus di berbagai wilayah.

Apresiasi untuk pemerintah dan dunia akademik

Ketua Umum PERADI Profesional, Harris Arthur Hedar, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, dan Universitas Indonesia. Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta menjadi alasan organisasi ini layak menerima penghargaan MURI.

Harris menyebut pencapaian tersebut sebagai rekor bagi organisasi advokat pertama yang menandatangani kerja sama dengan perguruan tinggi terbanyak di Indonesia. Menurut dia, penguatan pendidikan advokat memang membutuhkan dukungan dari banyak pihak agar kualitas lulusan dapat terus meningkat.

Ia berharap penghargaan ini mendorong PERADI Profesional untuk menjaga standar pendidikan advokat agar tetap tinggi. Dengan kolaborasi yang semakin luas, organisasi itu menargetkan lahirnya advokat baru yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan penegakan hukum ke depan.

Pada saat yang sama, rekor MURI tersebut menjadi penegasan atas kerja organisasi dalam membangun jejaring pendidikan hukum yang lebih luas. Bagi PERADI Profesional, capaian ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan dasar untuk memperluas sinergi dengan perguruan tinggi dan pemerintah.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru