Alejandro Catena menjadi nama yang paling menentukan saat Osasuna menundukkan Sevilla 2-1 di Stadion El Sadar. Bek Osasuna itu mencetak gol pada menit ke-90+9 dan memastikan tuan rumah meraih tiga poin lewat kemenangan yang baru benar-benar dipastikan di detik akhir laga.
Hasil tersebut memberi dampak besar di klasemen. Sevilla tetap tertahan di peringkat 17 dengan 34 poin, sementara Osasuna naik ke posisi sembilan dengan 42 poin dan mendapat dorongan penting dalam persaingan papan tengah.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal dan lebih banyak diwarnai duel keras di lini tengah. Kapten Sevilla, Gabriel Suazo, bahkan sudah menerima kartu kuning pada menit ke-6 setelah melakukan pelanggaran terhadap Valentin Rosier, sebuah momen yang ikut membentuk ritme permainan tim tamu.
Situasi di babak pertama membuat kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Osasuna belum mampu mengubah tekanan menjadi ancaman yang benar-benar membahayakan, sedangkan Sevilla juga belum menemukan alur serangan yang cukup stabil untuk membuka keunggulan.
Kebuntuan itu akhirnya pecah setelah turun minum. Sevilla lebih dulu mencuri gol pada menit ke-69 lewat sundulan Neal Maupay, yang menyelesaikan rangkaian serangan dari Djibril Sow di sisi sayap melalui umpan silang akurat ke kotak penalti.
Gol tersebut sempat mengangkat kepercayaan diri Sevilla. Namun setelah unggul, mereka justru menghadapi tekanan yang semakin besar dari Osasuna, yang menaikkan tempo permainan dan terus menekan area pertahanan lawan.
Osasuna lalu menemukan jalan kembali ke pertandingan pada menit ke-79. Raul Garcia menyambar bola liar di kotak penalti dan melepas sepakan kaki kiri keras untuk menyamakan skor menjadi 1-1, sekaligus menghidupkan lagi semangat tuan rumah di depan pendukung sendiri.
Sesudah skor imbang, arah pertandingan berubah jelas. Sevilla lebih sering dipaksa bertahan, sementara Osasuna terus mencari celah sampai menit-menit akhir, membuat duel ini tetap terbuka hingga masa tambahan waktu yang panjang.
Di tengah tekanan yang tak kunjung mereda, Osasuna akhirnya memetik hasil maksimal dari kegigihan mereka. Catena muncul di momen paling krusial untuk menyambut umpan silang dan mengubahnya menjadi gol penentu pada menit ke-90+9, sebuah penyelesaian yang memastikan kemenangan 2-1 untuk tuan rumah.
Bagi Sevilla, gol terakhir itu terasa sangat menyakitkan karena mereka gagal menjaga fokus saat pertandingan hampir selesai. Kiper Vlachodimos sebenarnya tampil cukup baik dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang berbahaya Osasuna dari Ante Budimir, tetapi koordinasi pertahanan tim tamu tidak cukup kuat untuk bertahan sampai akhir.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Sevilla yang kini masih berada sangat dekat dengan zona degradasi. Di sisi lain, Osasuna mendapatkan suntikan kepercayaan diri yang besar, bukan hanya karena cara mereka menang, tetapi juga karena kemampuan mereka membalikkan keadaan pada laga yang berjalan ketat dari awal hingga peluit panjang.







