Kawasaki Z650RS tampil sebagai pilihan yang lebih kuat di atas kertas untuk penggunaan harian, karena mesin 2 silinder 649cc miliknya menghasilkan 67 hp pada 8.000 rpm dan torsi 63 Nm pada 6.700 rpm. Karakter itu membuat tarikan bawah-menengah terasa lebih hidup dibandingkan rivalnya yang mengandalkan putaran mesin lebih tinggi.
Bobotnya tercatat 188 kg, hampir setara dengan Honda CB400 Super Four yang berada di angka 187 kg. Dengan posisi berkendara santai dan handling yang lincah, Z650RS mudah dikendalikan di dalam kota maupun saat touring jarak menengah.
Z650RS, Retro Modern Dengan Paket Praktis
Secara desain, Z650RS mengambil inspirasi dari Kawasaki Z900 Super Four era 1970-an. Elemen seperti tangki bergaya tear-drop, lampu depan bulat LED, velg palang model ala jari-jari, serta pilihan warna retro membuat tampilannya tetap klasik tanpa meninggalkan sentuhan modern.
Fitur yang dibawa juga cukup lengkap. Motor ini menggunakan lampu full LED, panel instrumen kombinasi analog-digital dengan layar LCD, assist & slipper clutch, ABS dual-channel, traction control (KTRC), serta konektivitas smartphone melalui aplikasi Rideology.
Di Jepang, harga jualnya tercatat 1.089.000 yen atau sekitar Rp 121,6 jutaan. Dengan paket seperti itu, Z650RS menawarkan pendekatan retro-modern yang terasa serbaguna untuk banyak kebutuhan.
CB400 Super Four, Empat Silinder Yang Makin Langka
Di sisi lain, Honda CB400 Super Four tetap punya daya tarik yang sulit digantikan karena membawa mesin inline 4 silinder 399cc DOHC 16-klep pendingin cairan. Tenaganya 57,6 hp pada 11.500 rpm dengan torsi 38 Nm pada 9.750 rpm, menghadirkan karakter halus khas mesin empat silinder Honda.
Itulah yang membuat motor ini istimewa di kelas menengah. Selain sensasi mesin, CB400 Super Four juga mempertahankan identitas CB klasik lewat lampu depan bulat LED, jok datar, dan knalpot bergaya tradisional, meski tangkinya sudah terasa lebih modern.
Dari sisi rasa berkendara, motor ini menonjolkan keseimbangan antara kenyamanan dan performa. Handling yang lincah dan distribusi bobot yang baik membuatnya tetap enak dipakai di perkotaan maupun jalur pegunungan.
Perlengkapan yang tersedia juga tidak sedikit, mulai dari throttle-by-wire, riding mode, Honda Selectable Torque Control (HSTC), assist & slipper clutch, quickshifter opsional, panel instrumen TFT color dengan konektivitas smartphone, lampu full LED, hingga ABS dual-channel. Harga di Jepang tercatat 998.800 yen atau sekitar Rp 111,6 jutaan.
Perbandingan Langsung Yang Paling Menonjol
| Aspek | Honda CB400 Super Four | Kawasaki Z650RS |
|---|---|---|
| Mesin | 4 silinder inline 399cc DOHC 16-klep | 2 silinder parallel-twin 649cc DOHC 8-klep |
| Tenaga | 57,6 hp pada 11.500 rpm | 67 hp pada 8.000 rpm |
| Torsi | 38 Nm pada 9.750 rpm | 63 Nm pada 6.700 rpm |
| Bobot | 187 kg | 188 kg |
| Harga | 998.800 yen | 1.089.000 yen |
Jika yang dicari adalah sensasi mesin empat silinder yang halus dan nilai historis yang kuat, CB400 Super Four masih sangat menggoda. Namun bila prioritasnya torsi besar, kemudahan berkendara, dan karakter retro-modern yang lebih relevan untuk banyak situasi, Z650RS menawarkan paket yang lebih meyakinkan.







