Kerentanan pada Gemini memungkinkan SMS dikirim dari layar kunci tanpa memasukkan PIN dalam kondisi tertentu. Celah ini menjadi perhatian karena pelaku hanya memerlukan akses fisik ke ponsel selama beberapa detik.
Risikonya tidak hanya menyangkut pesan teks yang terkirim tanpa persetujuan pemilik perangkat. Izin Gemini untuk mengakses WhatsApp yang sebelumnya dicabut juga dilaporkan dapat aktif kembali tanpa pemberitahuan.
Cara Celah Dipicu dari Layar Kunci
Dalam mekanisme normal, Gemini seharusnya meminta verifikasi PIN saat diminta mengirim pesan dari layar kunci. Perlindungan tersebut berlaku terutama ketika pengguna telah menonaktifkan akses Gemini ke aplikasi Messages.
Namun, permintaan PIN dapat hilang apabila tombol “Add attachment” disentuh bersamaan dengan tombol “Continue”. Setelah itu, pesan disebut dapat terkirim tanpa verifikasi tambahan.
Menurut laporan gadget.viva.co.id, pemicu celah ini tidak membutuhkan kemampuan teknis khusus. Seseorang yang memegang perangkat dapat menirukan gerakan dua jari tersebut dalam waktu kurang dari tiga detik.
| Aspek | Kondisi Normal | Risiko Kerentanan |
|---|---|---|
| Pengiriman SMS | Memerlukan PIN dari layar kunci | PIN berpotensi terlewati |
| Akses WhatsApp | Tetap nonaktif setelah izin dicabut | Izin dapat aktif kembali tanpa notifikasi |
Privasi Percakapan Ikut Terdampak
Aktifnya kembali akses ke WhatsApp dapat mengganggu pilihan privasi yang sebelumnya telah ditetapkan pengguna. Kondisi itu relevan bagi pemilik perangkat yang sengaja mematikan integrasi AI demi membatasi akses ke percakapan.
Masalahnya, perubahan izin tersebut disebut tidak disertai log atau notifikasi kepada pemilik ponsel. Pengguna dapat kesulitan mengetahui bahwa kontrol akses Gemini telah berubah.
Dengan demikian, ponsel yang kerap dipinjamkan atau diletakkan tanpa pengawasan menghadapi risiko lebih besar. Akses fisik merupakan unsur utama dalam skenario penyalahgunaan ini.
Google Sudah Menerima Laporan
Kerentanan ini pertama kali dilaporkan oleh peneliti keamanan pada Mei 2026 dan telah diakui oleh Google. Hingga pertengahan Juli 2026, belum tersedia pembaruan keamanan resmi untuk menutup masalah tersebut.
The Register memublikasikan temuan ini sebelum patch dirilis, sehingga langkah perlindungan sementara menjadi penting. Perbaikan bug tingkat sistem dalam dunia keamanan dapat berlangsung sekitar enam hingga sepuluh minggu.
Google belum mengonfirmasi daftar lengkap perangkat dan versi sistem yang terdampak. Indikasi awal mengarah pada Android 16 serta sejumlah antarmuka dari vendor lain, sehingga risikonya tidak terbatas pada perangkat Pixel.
Pengaturan yang Perlu Diperiksa
Pengguna dapat mencabut akses Gemini ke Messages, WhatsApp, dan Phone melalui menu Settings > Apps > Gemini > Permissions. Langkah ini membatasi kemampuan AI untuk mengakses aplikasi komunikasi sampai perbaikan resmi tersedia.
Akses Gemini dari layar kunci Android juga dapat dimatikan melalui pengaturan layar kunci perangkat. Pada sebagian ponsel, opsi terkait dapat muncul dengan nama “AI shortcuts” atau “Gemini on lock screen”.
| Langkah Mitigasi | Lokasi Pengaturan | Dampak |
|---|---|---|
| Cabut izin aplikasi | Settings > Apps > Gemini > Permissions | Menghapus akses ke Messages, WhatsApp, dan Phone |
| Matikan akses layar kunci | Settings > Display > Lock screen | Menghilangkan jalur shortcut AI |
Langkah sementara ini memang dapat mengurangi kenyamanan penggunaan AI dari layar kunci. Pengguna juga perlu memantau pembaruan keamanan perangkat dan segera memasang patch resmi ketika telah tersedia.
