Changan menyiapkan 15 model kendaraan elektrifikasi untuk pasar Indonesia, sebuah rencana yang jauh melampaui target awal lima model baru dalam tiga tahun. Ekspansi ini membuka peluang masuknya HEV dan PHEV, dua teknologi yang belum tersedia dalam jajaran Changan Indonesia.
Rencana tersebut menandai perluasan strategi Changan yang selama ini berfokus pada kendaraan listrik baterai dan range extended electric vehicle atau REEV. Kehadiran beberapa pilihan sistem penggerak dapat memperluas opsi bagi konsumen sesuai kebutuhan penggunaan kendaraan.
Wakil Presiden Changan Auto Asia Tenggara Zhou Qing menyampaikan rencana itu saat pengumuman harga Deepal S07 di Jakarta, Selasa (21/7). Perusahaan belum menjelaskan jadwal peluncuran maupun spesifikasi untuk 15 model yang disiapkan.
“Ke depan, Changan akan memperluas jajaran produknya melalui peluncuran 15 model baru yang mencakup berbagai teknologi elektrifikasi,” ujar Zhou. Portofolio itu akan mencakup BEV, HEV, PHEV, dan REEV.
Empat Sistem Penggerak
BEV merupakan kendaraan yang mengandalkan tenaga baterai sebagai sumber penggerak utama. Sementara itu, REEV menggunakan sistem penggerak listrik dengan mesin bensin yang berperan sebagai generator.
HEV dan PHEV menjadi tambahan penting dalam rencana produk Changan untuk Indonesia. Namun, Changan belum merinci model mana yang akan memakai kedua teknologi tersebut atau kapan keduanya akan dipasarkan.
| Teknologi | Gambaran Sistem | Status dalam Rencana Changan |
|---|---|---|
| BEV | Mengandalkan tenaga baterai | Sudah tersedia dalam portofolio |
| HEV | Teknologi hybrid konvensional | Disiapkan untuk Indonesia |
| PHEV | Teknologi plug-in hybrid | Disiapkan untuk Indonesia |
| REEV | Motor listrik dengan mesin bensin sebagai generator | Sudah tersedia dalam portofolio |
Deepal S05 Menjadi Produk Ketiga
Di tengah rencana ekspansi tersebut, Changan mengumumkan harga Deepal S05 sebagai produk ketiganya di Indonesia. SUV ini tersedia dalam tiga varian dengan pilihan penggerak BEV dan REEV.
| Varian Deepal S05 | Harga Peluncuran | Harga Normal |
|---|---|---|
| BEV Plus | Rp509 juta | Rp529 juta |
| BEV Max | Rp539 juta | Rp559 juta |
| REEV Max | Rp599 juta | Rp619 juta |
Harga peluncuran Deepal S05 berlaku bagi 500 konsumen pertama. Pemesanan kendaraan ini telah dibuka sejak Juni dengan estimasi harga di kisaran Rp500 juta.
CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menyatakan sekitar 300 konsumen telah melakukan pemesanan. Distribusi Deepal S05 direncanakan dimulai pada awal Agustus.
Perbedaan BEV dan REEV Deepal S05
Varian BEV Deepal S05 memakai baterai berkapasitas 68,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 470 km berdasarkan standar NEDC. Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 200 kW dan torsi 290 Nm.
Varian REEV menggunakan baterai 27,28 kWh serta mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator. Sistem ini menghasilkan tenaga 160 kW, torsi 320 Nm, dan jarak tempuh listrik murni hingga 170 km berdasarkan NEDC.
| Spesifikasi | BEV | REEV |
|---|---|---|
| Kapasitas baterai | 68,8 kWh | 27,28 kWh |
| Tenaga maksimum | 200 kW | 160 kW |
| Torsi | 290 Nm | 320 Nm |
| Jarak tempuh listrik | Hingga 470 km NEDC | Hingga 170 km NEDC |
Changan menyebut kombinasi baterai dan mesin generator pada Deepal S05 REEV dapat memberi jarak tempuh lebih dari 1.100 km. Perusahaan belum menjelaskan standar pengujian untuk angka jarak tempuh gabungan tersebut.
Lumin, Deepal S07, dan Deepal S05 menjadi langkah awal pengembangan bisnis Changan di Indonesia. Lumin dan Deepal S07 telah diproduksi secara lokal, sedangkan Deepal S05 masih dipasok dari Thailand untuk mengejar penjualan.
Setiawan tidak menutup kemungkinan produksi lokal Deepal S05 dilakukan pada masa mendatang. Kejelasan jadwal bagi 15 model baru akan menjadi penentu perluasan pilihan kendaraan elektrifikasi Changan di pasar Indonesia.
Source: www.cnnindonesia.com






