Chelsea mulai membuka kemungkinan mendatangkan Granit Xhaka sebagai bagian dari rencana pembenahan skuad. Nama gelandang Sunderland itu masuk radar The Blues karena dianggap bisa memberi dampak langsung, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di ruang ganti.
Pertimbangan utama Chelsea berkaitan dengan kebutuhan sosok senior dalam tim yang masih sangat muda. Saat ini, pemain tertua di skuad mereka hanyalah Tosin Adarabioyo yang baru berusia 28 tahun, sementara kebijakan transfer sebelumnya lebih banyak menumpukan investasi pada talenta muda dengan kontrak jangka panjang.
Alonso Punya Koneksi Khusus dengan Xhaka
Kedatangan Xabi Alonso sebagai calon manajer baru ikut memperkuat pembahasan internal itu. ESPN melaporkan Alonso memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Xhaka, sehingga nama sang gelandang langsung menjadi opsi yang layak dipertimbangkan oleh Chelsea.
Alonso juga dipandang membutuhkan figur yang mampu memimpin ruang ganti ketika Chelsea menyiapkan arah baru. Dengan komposisi skuad yang masih minim pemain senior, pengalaman Xhaka dinilai cocok untuk membantu menjaga keseimbangan tim.
Xhaka Cocok Secara Karakter, tetapi Sulit Direkrut
Secara pribadi, Xhaka disebut menyambut baik peluang reuni dengan Alonso. Keduanya pernah bekerja sama di Bayer Leverkusen dan sukses meraih gelar Bundesliga bersama.
Namun, peluang Chelsea untuk mendapatkan tanda tangannya tidak berjalan mudah. Sunderland menegaskan tidak berniat menjual kapten mereka, apalagi Xhaka masih terikat kontrak hingga 2028 dan memegang peran penting di klub.
Di Stadium of Light, Xhaka menjadi figur populer setelah didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan biaya transfer mencapai €20 juta. Statusnya sebagai kapten tim nasional Swiss juga membuat posisinya kian vital bagi Sunderland.
Chelsea Mulai Menyesuaikan Arah Rekrutmen
Situasi ini menandai pergeseran pendekatan Chelsea yang sebelumnya sangat fokus pada pemain muda. Setelah finis di peringkat kesepuluh pada musim lalu, manajemen disebut siap menyesuaikan model perekrutan agar lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
Pemilik klub juga berkomitmen memberi dukungan penuh kepada Alonso, termasuk memberi ruang besar dalam menentukan arah transfer. Artinya, pencarian pemain yang bisa langsung memberi pengaruh di lapangan dan di ruang ganti kemungkinan akan semakin menonjol.
Xhaka kini masih fokus membela negaranya dalam kompetisi Piala Dunia, sementara masa depannya di level klub tetap menjadi salah satu isu menarik dalam pembahasan transfer Chelsea. Jika Alonso resmi mengambil alih, nama gelandang berusia 33 tahun itu berpotensi tetap berada di daftar utama kebutuhan klub London tersebut.
