Chip 2nm dan RAM 12GB Siap Menguatkan iPhone 18 Standar, Namun Peluncurannya Mundur

Author: Redaksi Android62

Apple tampaknya tidak lagi menempatkan iPhone 18 standar sebagai pusat perhatian utama di lini ponsel barunya. Fokus perusahaan justru bergeser ke model Pro, perangkat lipat, dan kebutuhan kecerdasan buatan yang makin besar, sehingga versi non-Pro itu diperkirakan hadir lebih lambat dari biasanya.

Perubahan strategi ini membuat iPhone 18 standar terlihat diposisikan sebagai perangkat yang lebih seimbang ketimbang paling depan dalam hal inovasi. Model tersebut tetap penting, tetapi Apple disebut ingin memberi jarak yang lebih jelas antara lini massal dan model premium.

Peluncuran non-Pro disebut bergeser

Bocoran dari rantai pasokan menyebut Apple akan lebih dulu menyiapkan iPhone 18 Pro, Pro Max, dan perangkat lipat yang dirumorkan hadir di acara musim gugur 2026. Setelah itu, iPhone 18 standar dan varian yang lebih terjangkau dikabarkan baru menyusul pada musim semi 2027.

Pola seperti ini dikaitkan dengan efisiensi rantai pasokan dan naiknya biaya komponen, terutama memori. Dengan langkah tersebut, Apple disebut bisa lebih dulu memaksimalkan margin keuntungan dari model Pro sebelum membawa versi standar ke pasar.

Bagian layar tetap kuat, tetapi tidak sepenuhnya mengejar Pro

Di sisi tampilan, iPhone 18 standar diperkirakan masih memakai layar 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz ProMotion. Arah ini meneruskan pendekatan yang sudah terlihat pada iPhone 17, meski tidak semua unsur layar akan naik ke level yang sama dengan model premium.

Panel yang dipakai kabarnya adalah OLED M12+ dari Samsung, yang dikembangkan dari panel pada iPhone 14 Pro. Untuk model Pro, Apple disebut menggunakan material M16 yang lebih efisien, dengan perbedaan yang lebih terasa pada konsumsi daya daripada pada tampilan visual.

Performa justru mendapat dorongan besar

Walau ada penyesuaian di sektor layar, peningkatan utama justru diperkirakan hadir pada performa. iPhone 18 standar disebut membawa chip A20 dengan fabrikasi 2nm dan RAM 12GB, lebih besar dibanding generasi sebelumnya.

Tambahan memori ini dipandang berkaitan erat dengan kebutuhan fitur kecerdasan buatan yang semakin kompleks. Pengembangan Apple Intelligence, termasuk peningkatan asisten virtual di iOS 27, membutuhkan sumber daya besar agar tetap berjalan optimal langsung di perangkat tanpa bergantung pada cloud.

Kamera depan naik, kamera belakang masih dijaga

Di sektor fotografi, iPhone 18 standar diperkirakan masih mempertahankan kamera belakang ganda 48MP. Susunannya tetap mencakup sensor utama dan ultra-wide, sementara fitur yang lebih canggih seperti aperture variabel masih disiapkan untuk model Pro.

Perubahan yang paling terasa justru ada di kamera depan. Resolusinya dirumorkan naik menjadi 24MP, yang berpotensi menghasilkan selfie dan video call yang lebih tajam dibanding generasi sebelumnya.

Apple juga menekan biaya di detail kecil

Selain menahan beberapa fitur premium, Apple disebut juga melakukan penyesuaian pada desain tombol kontrol kamera untuk menekan biaya produksi. Dalam skema yang beredar, lapisan sentuh kapasitif kemungkinan dihilangkan dan sistem hanya mengandalkan sensor tekanan.

Langkah kecil itu menunjukkan bagaimana Apple berusaha menjaga harga tetap kompetitif di tengah kenaikan biaya komponen global. Di saat yang sama, pendekatan tersebut menegaskan bahwa iPhone 18 standar memang tidak disiapkan sebagai model paling agresif secara teknologi.

Dengan arah seperti ini, iPhone 18 versi standar tampaknya akan lebih menonjol sebagai perangkat untuk kebutuhan harian yang tetap siap menghadapi beban AI yang semakin besar. Apple terlihat sengaja menjaga batas inovasi di lini non-Pro agar model premium tetap punya pembeda yang jelas.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru