Chrome di MacBook Mulai Berat? Coba 7 Langkah Ini Agar Kembali Ringan dan Cepat

Author: Redaksi Android62

Chrome yang terasa berat di MacBook tidak selalu berarti ada masalah besar pada perangkat. Sering kali, penyebabnya datang dari hal-hal sederhana seperti tab yang terlalu banyak, ekstensi yang berjalan bersamaan, atau data penjelajahan yang sudah menumpuk.

Kabar baiknya, ada beberapa langkah langsung di dalam Chrome yang bisa membantu peramban kembali lebih ringan. Cara-cara ini juga tidak menuntut perbaikan rumit, sehingga bisa dipakai untuk menjaga MacBook tetap responsif saat dipakai bekerja.

Mulai dari proses yang paling membebani

Jika Chrome sudah terasa lambat, masalahnya bisa saja hanya datang dari satu tab atau proses tertentu. Dalam situasi seperti ini, Task Manager bawaan Chrome dapat dipakai untuk melihat beban yang paling besar dan menghentikannya.

Langkahnya cukup lewat menu Window di bilah atas Mac, lalu pilih Task Manager. Setelah daftar proses muncul, sorot tab yang paling banyak menghabiskan memori, lalu tekan End Process.

Periksa ekstensi yang berjalan di latar belakang

Ekstensi sering menjadi alasan Chrome terasa semakin berat di MacBook. Fitur tambahan yang aktif terus-menerus dapat menguras memori, terutama jika jumlahnya terlalu banyak.

Untuk menguranginya, buka ikon tiga titik di kanan atas Chrome, lalu masuk ke Extensions. Setelah itu pilih Manage Extensions, matikan sakelar biru pada ekstensi yang tidak diperlukan, atau hapus permanen lewat tombol Remove.

Hapus data yang sudah terlalu menumpuk

Cache, cookie, dan data penjelajahan yang dibiarkan terlalu lama juga dapat membuat peramban terasa berat. Menghapusnya membantu memberi ruang agar Chrome dan sistem bekerja lebih lega.

Caranya dimulai dari ikon tiga titik, lalu masuk ke Settings. Setelah itu pilih Privacy and Security, klik Delete browsing data, atur rentang waktu ke All time, centang semua pilihan, lalu tekan Delete data.

Cek fitur yang bisa menyedot sumber daya

Chrome punya fitur akselerasi perangkat keras untuk membantu memproses grafis visual yang berat. Namun di Mac, fitur ini justru bisa memicu bentrokan sistem dan membuat penjelajahan tersendat.

Pengaturannya ada di Settings, lalu masuk ke bagian System di bilah navigasi samping. Setelah itu matikan opsi Use graphics acceleration when available dan klik Relaunch agar Chrome dimuat ulang.

Matikan pramuat halaman bila perlu

Ada juga fitur yang membuat Chrome menebak dan memuat halaman sebelum benar-benar diklik. Tujuannya memang mempercepat akses, tetapi proses ini dapat menyedot sumber daya sistem cukup besar.

Opsi tersebut bisa ditemukan di Settings, lalu buka Performance di sisi kiri. Setelah masuk ke bagian Speed, matikan sakelar pada opsi Preload pages.

Kembalikan setelan jika masalah tak kunjung reda

Saat Chrome tetap sering lambat atau macet, mengembalikannya ke setelan awal bisa menjadi pilihan yang lebih tuntas. Langkah ini menghapus pengaturan yang bermasalah, tetapi markah situs yang tersimpan tetap tidak ikut hilang.

Menu Reset Settings bisa dibuka dari Settings, lalu pilih Restore settings to their original defaults. Setelah itu klik Reset Settings untuk menyetujui tindakan tersebut.

Pastikan versinya tidak tertinggal

Chrome yang dipakai terlalu lama bisa memunculkan galat performa dan membuat situs lebih lambat dimuat. Pembaruan rutin membantu memperbaiki kinerja sekaligus menutup celah keamanan yang rentan.

Pengecekan versi ada di ikon tiga titik, lalu masuk ke Help dan pilih About Google Chrome. Jika unduhan versi terbaru selesai, klik Relaunch untuk mengaktifkan pembaruan tersebut.

Jika langkah-langkah itu diterapkan sesuai kebutuhan, Chrome di MacBook biasanya kembali terasa lebih ringan dipakai. Peramban juga tidak terlalu banyak memakan memori, sehingga lebih siap menghadapi banyak aktivitas sekaligus.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru