Claude Mythos 5 kembali mendapat akses terbatas di lingkungan pemerintah dan korporasi tertentu di Amerika Serikat setelah Administrasi Presiden Donald Trump melonggarkan pembatasan yang sebelumnya diberlakukan. Model AI yang berfokus pada keamanan siber itu kini bisa digunakan lebih dari 100 instansi terpilih, dengan pengawasan yang tetap ketat.
Langkah ini menjadi perubahan cepat dari kebijakan sebelumnya yang sempat memaksa Anthropic menarik dua produknya, Mythos 5 dan Fable 5, dari pasar komersial. Pelonggaran yang baru juga membuka akses bagi pekerja asing non-AS di bawah organisasi mitra, termasuk staf internal Anthropic yang sebelumnya ikut terdampak pembatasan.
Evaluasi keamanan jadi dasar pelonggaran
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyebut keputusan itu diambil setelah pihaknya meninjau protokol pengamanan data berlapis yang diajukan Anthropic. Dalam surat resminya kepada Chief Compute Officer Anthropic, Tom Brown, Lutnick mengatakan bahwa langkah pengamanan yang tepat telah diterapkan untuk mengizinkan mitra tepercaya tertentu mengakses Claude Mythos 5.
Pernyataan tersebut menandai perubahan sikap pemerintah dalam waktu singkat. Hanya sekitar dua minggu sebelumnya, kebijakan yang lebih keras sempat memaksa perusahaan menarik Mythos 5 dan Fable 5 dari pasar komersial.
Fable 5 masih tetap dibatasi
Meski Mythos 5 sudah memperoleh lampu hijau secara terbatas, Fable 5 belum ikut dibuka. Surat arahan Departemen Perdagangan yang sama belum memberi ruang untuk model komplementer itu, sehingga status pembatasannya masih berbeda.
Fable 5 sebelumnya dikenal sebagai varian pengembangan dari Mythos 5. Model itu sempat diluncurkan beberapa hari sebelum pelarangan total, dengan klaim memiliki sistem pertahanan internal yang lebih kuat.
Guardrails yang sempat mudah ditembus
Kedua model sebelumnya ditarik dari peredaran massal setelah sejumlah peneliti keamanan siber eksternal dilaporkan berhasil membobol guardrails dan protokol keselamatannya dengan relatif mudah. Temuan itu menjadi alasan utama pemerintah memberlakukan pembatasan yang ketat.
Kasus tersebut menunjukkan bahwa pengawasan terhadap AI tingkat lanjut tidak hanya bergantung pada kemampuan model, tetapi juga pada ketahanan sistem pengaman yang menyertainya. Dalam konteks ini, perhatian pemerintah tampaknya tertuju pada risiko penggunaan model yang dianggap sensitif bagi keamanan siber.
Anthropic menyambut keputusan ini
Anthropic menyatakan siap mempercepat integrasi sistem dengan instansi strategis yang mendukung infrastruktur penting negara. Perusahaan juga mengatakan telah bekerja sama erat dengan pemerintah AS sejak 12 Juni untuk memulihkan akses ke Mythos 5 dan Fable 5.
Dalam pernyataan di platform X, Anthropic menulis bahwa pemerintah telah memberi tahu perusahaan bahwa Mythos 5, yang disebut sebagai model keamanan siber terkuat milik mereka, dapat diterapkan kembali ke sejumlah organisasi AS yang mengoperasikan dan melindungi infrastruktur kritis.
Kebijakan baru ini menempatkan Claude Mythos 5 kembali di jalur distribusi terbatas, tetapi tetap di bawah pengawasan yang ketat. Sementara itu, status Fable 5 belum berubah, sehingga arah kebijakan pemerintah terhadap dua model AI tersebut masih belum sepenuhnya seragam.
