Clicks Communicator Tampilkan Wajah Aslinya, Android Rasa BlackBerry yang Serius Dipakai

Clicks Communicator akhirnya terlihat berfungsi melalui video prototipe aktif berdurasi 6 menit 25 detik yang diunggah ke YouTube. Dari tampilan awal itu, perangkat ini menunjukkan bahwa ia bukan sekadar konsep bernuansa nostalgia, melainkan ponsel Android yang memang disiapkan untuk penggunaan harian.

Daya tarik utamanya tetap sama: keyboard fisik yang mengingatkan pada era BlackBerry, namun dibawa ke format modern. Pendekatan itu membuat Communicator menonjol di tengah pasar ponsel Android yang umumnya seragam.

Antarmuka yang dibangun untuk fokus

Dalam demonstrasi tersebut, Jeff Gadway, Co-founder sekaligus Chief Marketing Officer Clicks, memperlihatkan homescreen Communicator. Layar utama menampilkan app ribbon yang tersusun secara alfabetis, dengan opsi menempatkan aplikasi favorit di bagian depan.

Widget juga disiapkan untuk mengendalikan aplikasi yang sedang aktif, termasuk Spotify. Saat Gadway mulai mengetik nama aplikasi, sistem langsung menampilkan aplikasi yang relevan, mempertegas bahwa keyboard fisik tidak hanya dipakai untuk mengetik pesan.

Detail perangkat keras yang jarang ada lagi

Di sisi bodi, Communicator membawa sejumlah elemen yang kini makin jarang dijumpai pada ponsel modern. Salah satu yang paling menonjol adalah jack headphone 3,5 mm, selain keyboard fisik sebagai identitas utamanya.

Susunan speaker ditempatkan di dua sisi, yaitu atas dan bawah perangkat. Clicks juga membenamkan tiga mikrofon, masing-masing di bagian atas, bawah, dan belakang, untuk mendukung panggilan suara dan perekaman.

Sensor sidik jari dipasang di tombol spasi pada keyboard, sebuah keputusan yang berbeda dari kebanyakan ponsel Android masa kini. Pada bagian belakang, pengguna bisa melepas penutup untuk mengakses kartu SIM dan microSD tanpa alat bantu.

Meski penutup belakang bisa dibuka, baterainya tidak dapat dilepas. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Clicks memilih kompromi desain modern sambil tetap mempertahankan ciri-ciri lama yang disukai pengguna perangkat berkiblat keyboard.

FiturPenempatanKeterangan
Jack headphone 3,5 mmBodi perangkatMasih disertakan pada Communicator
SpeakerAtas dan bawahDisusun di dua sisi perangkat
MikrofonAtas, bawah, belakangTotal tiga mikrofon
Sensor sidik jariTombol spasiTerintegrasi pada keyboard fisik
Kartu SIM dan microSDBagian belakangBisa diakses dengan melepas penutup belakang

Warna dan rencana rilis

Clicks menyiapkan tiga pilihan warna untuk Communicator, yaitu Smoke, Onyx, dan Clover. Smoke digambarkan sebagai putih dengan nuansa abu-abu, Onyx sebagai hitam solid, sedangkan Clover hadir dalam hijau tua.

Perusahaan juga menyiapkan beragam penutup belakang dengan warna berbeda untuk memberi ruang personalisasi yang lebih luas. Opsi ini sejalan dengan identitas produk yang ingin tampil khas di tengah pasar Android yang cenderung seragam.

Di sisi pengembangan, Clicks masih menunggu proses sertifikasi. Communicator dijadwalkan masuk tahap beta testing pada kuartal ini, sebelum pengiriman perangkat diperkirakan berlangsung pada kuartal keempat.

Fitur yang masih akan diperlihatkan

Demo terbaru memang sudah memperlihatkan lebih banyak hal, tetapi belum menampilkan seluruh kemampuan perangkat. Gadway mengatakan demonstrasi lain akan menyusul dalam beberapa pekan ke depan.

Fitur yang dijanjikan untuk diperlihatkan berikutnya mencakup kill switch, keyboard yang peka sentuhan, message hub, signal light, prompt key, dan lainnya. Daftar itu memperlihatkan bahwa Clicks ingin menjual Communicator sebagai perangkat dengan filosofi penggunaan yang berbeda, bukan hanya Android dengan keyboard tambahan.

Reservasi untuk perangkat ini sudah dibuka. Minat awal terhadap Communicator bertumpu pada upaya menghidupkan kembali rasa BlackBerry, tetapi dengan sentuhan fitur modern yang lebih sadar terhadap kebiasaan digital pengguna.

Source: www.androidpolice.com
Berita Terkait