Clock Jadi Pusat Perhatian, Windows 11 Serempak Benahi Aplikasi Bawaannya

Pembaruan terbaru Windows 11 menunjukkan satu arah yang cukup jelas: Microsoft mulai memberi perhatian lebih besar pada aplikasi bawaan agar terasa lebih rapi, lebih stabil, dan lebih selaras dengan sistem. Dari seluruh aplikasi yang ikut disentuh, Clock tampil sebagai salah satu yang paling padat pembaruan.

Perubahan ini juga memperlihatkan bahwa Microsoft tidak sekadar menambal bug kecil. Sejumlah aplikasi inti yang selama ini menjadi bagian dasar pengalaman Windows kini ikut dibenahi bersamaan, termasuk Calculator, Camera, Media Player, Paint, Photos, dan Sound Recorder.

Clock menerima perubahan paling banyak

Di aplikasi Clock, pembaruan yang diuji mencakup banyak penyesuaian yang langsung terasa dalam penggunaan harian. Timer yang habis kini tetap menghitung ke atas agar pengguna bisa melihat seberapa jauh waktu terlewati, sementara Focus Sessions mendapat opsi “Off”.

Alarm juga mendapat penyegaran penting melalui snooze 15 menit. Selain itu, Countdown Widget kini mendukung hingga tiga hitung mundur sekaligus, dan notifikasi timer bisa muncul saat timer dijalankan dari widget.

Microsoft juga membenahi sejumlah sisi teknis di aplikasi ini, mulai dari pembacaan screen reader, tampilan High Contrast, perilaku tombol kembali, hingga zona waktu Newfoundland yang kini memakai pengaturan waktu yang benar. Perbaikan untuk Focus Sessions, World Clock, dan pengaturan alarm juga ikut disertakan.

Camera, Calculator, dan Media Player ikut dirapikan

Camera mendapat pembaruan yang menyentuh fungsi dasar, terutama pada slider zoom. Pengaturan itu kini bekerja di lebih banyak kamera dan mengikuti pengaturan zoom sistem, lalu menyesuaikan kembali saat pengaturan tersebut berubah.

Microsoft juga memperbaiki masalah yang membuat slider zoom hanya menampilkan tiga langkah pada sejumlah perangkat. Kamera depan kini berjalan di lebih banyak perangkat wide-angle, sementara pilihan resolusi video yang sebelumnya disembunyikan kembali ditampilkan dengan peringatan.

Untuk pemindaian QR, hasil yang diperoleh masih bisa dimanfaatkan lewat salinan tautan ke clipboard jika tidak ada aplikasi yang cocok. Di sisi lain, Calculator kini menghasilkan akar kuadrat yang lebih akurat, menampilkan teks lebih baik pada tema High Contrast Aquatic dan Desert, serta lebih rapi untuk bahasa kanan-ke-kiri seperti Arab dan Ibrani.

Aplikasi hitung itu juga lebih andal dibuka setelah proses upgrade dari versi lama yang sebelumnya bisa meninggalkan pengaturan usang. Sementara itu, Media Player mendapat peningkatan pada bagian caption dan stabilitas, termasuk dukungan penyesuaian tampilan closed captions lewat pengaturan caption Windows.

Media Player juga menampilkan banner “Indexing” untuk menjelaskan mengapa sebagian item belum muncul saat perpustakaan media masih dipindai. Microsoft turut memperbaiki deteksi tipe file agar lebih banyak media bisa diputar, menutup celah playlist tanpa nama, memperjelas pesan codec yang hilang, dan mengurangi crash saat play queue diubah di tengah perpindahan sesi.

Paint, Photos, dan Sound Recorder tidak luput dari pembaruan

Paint mendapat kontrol yang lebih presisi lewat pengaturan transparansi penghapus. Microsoft juga membenahi masalah pada stamp brush, penyimpanan JPEG yang diputar, crash saat membuka file gambar rusak, dan crash saat aplikasi ditutup.

Di Photos, pembaruan yang paling menonjol berkaitan dengan AI dan navigasi. Gambar hasil AI kini bisa diberi watermark Copilot yang terlihat, dengan opsi Never, Always, atau Ask Every Time di Settings, dan fitur itu nonaktif secara bawaan.

Photos juga membuat gambar kecil dan pixel art terlihat lebih tajam, memberi navigasi keyboard yang lebih rapi saat teks terdeteksi di gambar, serta memperbaiki crash saat proses text recognition. Sound Recorder pun ikut diperbarui dengan waveform yang lebih baik untuk mikrofon Bluetooth, scrollbar yang tak lagi muncul sia-sia, marker pada file WAV yang dinonaktifkan, dan memory leak yang ditutup setiap kali perekaman dimulai.

Langkah yang makin menegaskan arah Windows 11

Rangkaian pembaruan ini datang di tengah ritme Windows Insider yang semakin padat. Microsoft telah merombak kanal Program Windows Insider dan kini merilis build dengan tempo cepat, sementara pada akhir pekan lalu perusahaan itu juga mengirim enam build baru sekaligus.

Di balik detail teknis itu, arah besarnya cukup mudah dibaca. Microsoft tampak ingin memastikan aplikasi bawaan Windows 11 tidak terasa seperti pelengkap, melainkan bagian inti yang terus diperbaiki agar pengalaman sistem tetap konsisten dan modern.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer