Comcast Pisahkan NBCUniversal dan Sky, Peta Media Global Mulai Bergeser

Comcast mengambil langkah besar dengan memisahkan NBCUniversal dan Sky ke dalam perusahaan baru. Keputusan ini menandai perubahan arah strategi setelah bertahun-tahun ekspansi melalui konsolidasi di industri media dan telekomunikasi.

Entitas baru itu akan menampung Universal theme parks, studio film dan televisi, NBC, Peacock, serta Sky. Sementara itu, Comcast akan tetap memusatkan bisnisnya pada kabel, nirkabel, dan layanan untuk pelanggan bisnis.

Pemisahan dua jalur bisnis yang sangat berbeda

Langkah ini pada dasarnya memisahkan dua mesin bisnis dengan karakter yang kontras. Di satu sisi ada bisnis infrastruktur dan layanan konektivitas, sedangkan di sisi lain ada portofolio hiburan, siaran, streaming, dan taman bermain.

Pemisahan tersebut juga membalik arah strategi yang dulu ditempuh Comcast saat mengakuisisi NBCUniversal pada 2011. Setelah sekitar 15 tahun berada dalam arus konsolidasi, grup ini kini memilih jalur de-konsolidasi.

PerusahaanFokus UtamaAset Kunci
Perusahaan baruHiburan dan mediaUniversal theme parks, studio film dan televisi, NBC, Peacock, Sky
ComcastKonektivitas dan layananKabel, nirkabel, layanan bisnis

Kendali tetap terkoneksi di level puncak

Meski dipisah menjadi dua perusahaan, pengaruh Brian Roberts diperkirakan tetap kuat di keduanya. Comcast menyebut Roberts akan tetap aktif terlibat dalam memimpin kedua perusahaan setelah pemisahan rampung.

Roberts, putra pendiri Comcast Ralph Roberts, mengendalikan sekitar sepertiga hak suara Comcast. Struktur saham dual-class yang digunakan disebut akan identik di perusahaan baru, sehingga pola pengaruh itu berpeluang tetap terjaga.

Untuk urusan operasional, Mike Cavanagh akan memimpin NBCUniversal. Di sisi lain, mantan CFO Michael Angelakis akan menjadi CEO Comcast.

Implikasi bagi pemegang saham dan pasar

Pemegang saham Comcast saat ini akan menerima saham di kedua perusahaan setelah spin-off selesai. Skema ini memberi mereka eksposur ke dua model bisnis yang berbeda tanpa harus memilih salah satunya lebih awal.

Penutupan transaksi diperkirakan terjadi dalam waktu satu tahun. Periode itu memberi ruang bagi perusahaan untuk menyusun ulang aset, kepemimpinan, dan pembagian fokus bisnis sebelum dua entitas berjalan sendiri.

Bagi pasar, pemisahan ini juga memudahkan penilaian terhadap masing-masing bisnis. Unit media dan hiburan akan berdiri terpisah dari bisnis kabel dan layanan konektivitas yang selama ini berada di bawah satu atap.

Spekulasi akuisisi ikut menguat

Sejumlah analis menilai NBCUniversal bisa menjadi target akuisisi yang menarik setelah berada dalam struktur baru. Nama Netflix banyak disebut, terutama setelah perusahaan itu baru kalah dalam perebutan Warner Bros. dari Paramount.

Daya tarik tersebut datang dari kombinasi aset yang luas dan beragam. Di dalamnya ada jaringan siaran NBC, layanan streaming Peacock, studio film dan televisi, aset internasional Sky, serta taman hiburan Universal.

Namun, kubu Comcast menegaskan bahwa tujuan pemisahan ini bukan untuk menyiapkan aset agar dijual. Para eksekutif menyatakan bahwa masing-masing perusahaan akan ditempatkan dalam posisi terbaik untuk menciptakan nilai, memonetisasi aset secara maksimal, dan mengejar strategi pertumbuhan organik sendiri.

Dengan struktur yang dipisahkan, Comcast berharap masing-masing entitas bisa bergerak lebih lincah. Langkah ini sekaligus membuka fase baru bagi perusahaan induk, NBCUniversal, dan Sky, dengan fokus bisnis yang kini berdiri lebih jelas.

Source: www.gsmarena.com

Berita Terkait