Microsoft sedang menempatkan keamanan dan fitur AI dalam satu paket pembaruan yang sama untuk Windows 11. Di jalur Release Preview, pengguna sudah bisa melihat lebih jelas bagaimana Copilot di Excel dan patch kritis Windows 11 akan hadir beriringan.
Kombinasi ini penting karena pembaruan yang masuk bukan hanya menambah kemampuan kerja baru, tetapi juga menutup celah yang tergolong zero-day. Untuk pengguna Windows 11, langkah tersebut menunjukkan bahwa Microsoft mendorong produktivitas dan perlindungan sistem secara bersamaan sebelum fitur dirilis lebih luas.
Patch keamanan sudah mendekati rilis final
Microsoft mulai menggulirkan tiga build baru Windows 11 Release Preview pada 14 Mei. Dua di antaranya ditujukan untuk Windows 11 versi 24H2 dan 25H2 melalui KB5089573, dengan nomor build 26100.8514 dan 26200.8514.
Satu build lain hadir terpisah untuk Windows 11 versi 26H1 lewat KB5089570. Varian ini diarahkan ke AI PC generasi berikutnya dan membutuhkan perangkat keras yang lebih ketat.
Pada dua branch utama, Microsoft sudah memasukkan perbaikan untuk CVE-2026-1127 dan CVE-2026-1139 yang termasuk zero-day. CVE-2026-1127 merupakan celah peningkatan hak akses di kernel, sedangkan CVE-2026-1139 adalah kerentanan eksekusi kode jarak jauh di komponen grafis Windows.
Copilot di Excel makin dekat ke pengguna umum
Sorotan terbesar dari paket ini datang dari kehadiran Copilot di Excel yang kini aktif di ketiga build Release Preview. Pengguna dapat mengetik pertanyaan dalam bahasa alami di panel taskbar untuk membuat rumus, pivot table, dan visualisasi data langsung dari spreadsheet.
Fitur ini tetap memerlukan langganan Microsoft 365. Namun, model bahasa yang dipakai tersimpan secara lokal sehingga Copilot di Excel tetap bisa digunakan tanpa koneksi internet.
Kehadiran fitur ini menegaskan arah Microsoft untuk membawa AI lebih dalam ke aplikasi kerja sehari-hari. Bagi banyak pengguna, alur pengolahan data bisa menjadi lebih singkat, terutama saat mengerjakan tugas yang biasanya memakan waktu.
Peningkatan AI meluas ke Windows 11
Selain Copilot, Windows AI Studio toolkit juga ikut hadir setelah sebelumnya hanya tersedia di channel Dev. Paket ini menyediakan model pra-latih untuk klasifikasi gambar, analisis sentimen, dan peringkasan teks yang berjalan sepenuhnya di NPU.
Microsoft juga menambahkan peningkatan manajemen tugas NPU di semua build. Tujuannya agar Windows bisa membagi beban kerja AI antara CPU dan neural processing unit secara lebih efisien pada perangkat Copilot+.
Di sisi lain, Microsoft menambahkan dukungan multi-app camera. Dengan fitur ini, dua aplikasi dapat mengakses input kamera yang sama secara bersamaan, sehingga video call dan aplikasi perekaman tidak lagi saling mengunci.
Kontrol baru untuk administrator IT
Tiga build baru itu juga membawa Group Policy Objects baru untuk administrator IT. Lewat kebijakan ini, admin dapat menonaktifkan atau membatasi integrasi Copilot, mengatur aplikasi yang boleh mengakses NPU, dan menentukan cara agen AI berinteraksi dengan taskbar.
Microsoft menyebut kontrol tersebut sebagai bagian dari persiapan agar fitur AI lebih siap untuk kebutuhan enterprise sebelum masuk ke general availability. Bagi lingkungan kerja yang membutuhkan pengaturan ketat, pendekatan ini memberi ruang kontrol yang lebih besar atas fitur baru.
Pada KB5089573, ada juga Shared LE Audio yang memungkinkan satu aliran audio disiarkan ke beberapa perangkat Bluetooth sekaligus. Fitur ini menambah sisi praktis pembaruan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan koneksi audio nirkabel di lebih dari satu perangkat.
Apa yang sudah bisa dicoba sekarang
Untuk Insider di Release Preview channel, pembaruan ini sudah dapat diunduh langsung melalui Windows Update. Meski begitu, masih ada satu masalah yang tercatat pada beberapa konfigurasi, yaitu software VPN gagal tersambung kembali otomatis setelah perangkat bangun dari mode tidur sehingga koneksi perlu dinyalakan secara manual.
Microsoft sources menyebut Windows 11 24H2 dan 25H2 bisa mencapai general availability paling cepat pada Juni 2026. Sementara itu, 26H1 ditargetkan meluncur pada akhir kuartal ketiga mengikuti siklus pembaruan PC menjelang musim kembali ke sekolah.
Untuk 26H1, syarat perangkatnya cukup spesifik. Mesin harus memiliki NPU minimal 40 TOPS, RAM 16 GB, dan penyimpanan NVMe setidaknya 256 GB.
Rangkaian ini memperlihatkan bahwa Microsoft makin serius menyatukan keamanan, AI lokal, dan kontrol enterprise dalam satu jalur pembaruan Windows 11. Bagi pengguna, Release Preview kali ini menjadi salah satu tanda paling jelas tentang arah pengalaman kerja di ekosistem Microsoft dalam waktu dekat.
Source: www.notebookcheck.net






