Copilot Disingkirkan dari Xbox, Microsoft Mulai Kembali ke Kebutuhan Gamer

Author: Redaksi Android62

Microsoft resmi mengubah arah untuk Xbox dengan menghentikan pengembangan Copilot pada konsol dan mulai memensiunkan fitur itu di perangkat mobile. Keputusan ini menandai bahwa AI yang sempat dipromosikan sebagai bagian dari pengalaman bermain kini bukan lagi prioritas utama di ekosistem Xbox.

Langkah tersebut juga memberi sinyal bahwa Xbox sedang menata ulang fokusnya agar lebih dekat dengan kebutuhan pemain dan pengembang. Di bawah kepemimpinan baru, perusahaan tampak ingin bergerak lebih cepat, mengurangi hambatan, dan menaruh perhatian lebih besar pada eksekusi yang terasa langsung oleh komunitas.

Perubahan sikap itu disampaikan oleh Asha Sharma, pimpinan baru Xbox di Microsoft, melalui unggahan di X. Ia menegaskan bahwa Xbox perlu bergerak lebih cepat dan menata kembali bisnis agar kembali ke jalurnya, sambil menyoroti peran para pemimpin yang telah ikut membangun merek tersebut.

Sharma juga menjelaskan bahwa Microsoft telah mempromosikan sejumlah pemimpin internal dan menghadirkan suara baru untuk mendorong perubahan. Dalam proses itu, beberapa fitur yang dinilai tidak sejalan dengan arah baru mulai dipensiunkan, dan Copilot termasuk di antaranya.

Keputusan ini terasa penting karena Microsoft sebelumnya sempat menunjukkan Copilot sebagai bagian dari pengalaman bermain Xbox. Pada Maret, perusahaan memperlihatkan bagaimana Copilot akan hadir di Xbox Series X dan Xbox Series S untuk membantu pemain saat bermain game.

Demonstrasi itu sempat memberi gambaran bahwa AI akan masuk lebih dalam ke ruang bermain, bukan hanya hadir sebagai fitur pendamping di luar permainan. Namun rencana tersebut kini dihentikan sebelum berubah menjadi bagian tetap dari strategi Xbox.

Di sisi lain, langkah Microsoft di Xbox sejalan dengan perubahan yang juga terjadi di Windows 11. Perusahaan baru mengonfirmasi pengurangan integrasi Copilot di sistem operasi itu, termasuk penghapusan ikon Copilot di Snipping Tool pada Windows 11.

Pola tersebut menunjukkan Microsoft makin selektif dalam menempatkan Copilot di produknya. Xbox pun tampak mengikuti pendekatan yang sama, yaitu tidak mendorong AI ke semua lini hanya karena teknologi itu sedang menjadi fokus besar perusahaan.

Bagi pengguna, keputusan ini bisa dibaca sebagai upaya mengembalikan perhatian ke fungsi inti platform. Di tengah kelelahan pasar terhadap penambahan fitur AI di banyak produk, Xbox justru memilih jalur yang lebih fokus dan tidak terlalu ramai dengan fitur yang berpotensi mengalihkan perhatian.

Dampaknya juga terasa pada ekosistem yang lebih luas. Pernyataan Sharma tidak menyebut perangkat lain secara rinci, tetapi arah kebijakan ini dinilai dapat memengaruhi perangkat yang mengusung pengalaman Xbox, termasuk ROG Xbox Ally X.

Sebelumnya, ada ekspektasi bahwa gaming berbasis Copilot akan menyebar ke berbagai titik dalam ekosistem Xbox. Dengan keputusan terbaru ini, peluang perluasan tersebut tampak ikut mengecil, setidaknya untuk saat ini.

Restrukturisasi di Xbox sendiri tidak berdiri sendiri dari sisi kepemimpinan. Sharma sebelumnya menjabat sebagai presiden produk CoreAI di Microsoft, sehingga sebagian pihak sempat mengira AI akan mendapat tempat lebih besar di Xbox di bawah arah barunya.

Namun keputusan terbaru justru menunjukkan bahwa kepemimpinan baru tidak otomatis berarti perluasan Copilot ke semua lini. Microsoft tampaknya lebih ingin memastikan setiap fitur yang dipertahankan benar-benar mendukung prioritas baru yang sedang disusun ulang.

Perubahan kepemimpinan Xbox juga sedang berlangsung dalam skala besar. Phil Spencer, pemimpin Xbox sebelumnya, telah pensiun dari Microsoft pada Februari, dan perusahaan juga meluncurkan penyegaran merek kecil yang mengembalikan logo hijau ikonik Xbox.

Di saat Microsoft bersiap mengungkap lebih banyak soal Project Helix, keputusan mengurangi peran Copilot terlihat seperti upaya merapikan prioritas. Perangkat itu disebut sebagai konsol generasi berikutnya bergaya seperti PC, sehingga Xbox tampak ingin datang dengan susunan fitur yang lebih rapi dan lebih selaras dengan arah barunya.

Source: www.xda-developers.com
Berita Terbaru