COSMO Mulai Uji Coba, Asisten Android Baru Google Terdengar Lebih Aktif Dari Gemini

Author: Redaksi Android62

Google tampaknya sedang menguji arah baru untuk asisten Android lewat aplikasi eksperimental bernama COSMO. Yang membuatnya langsung menarik adalah kesan bahwa asisten ini tidak hanya menjawab, tetapi juga dirancang untuk bertindak lebih proaktif saat membaca konteks percakapan dan kebutuhan pengguna.

Aplikasi COSMO sempat muncul sebentar di Play Store sebelum kemudian ditarik lagi. Kemunculan singkat itu justru memunculkan dugaan bahwa Google belum siap menampilkannya ke publik, meski detail awalnya sudah cukup untuk menunjukkan arah pengembangan yang berbeda dari pengalaman asisten biasa.

Lebih dari sekadar chatbot

COSMO disebut sebagai asisten AI eksperimental untuk perangkat Android yang dikembangkan di bawah Google Research. Dari deskripsi dan bocoran yang beredar, sistem ini diarahkan agar tidak hanya menunggu perintah, tetapi juga mencoba mengantisipasi langkah berikutnya dari alur percakapan.

Pendekatan itu terlihat dari daftar kemampuan bawaan yang muncul. COSMO dilaporkan dapat menyarankan daftar tugas, menyusun dokumen, membuat agenda kalender, sampai memicu timer secara otomatis saat konteks percakapan mengarah ke sana.

Arah penggunaan yang lebih aktif

Kesan paling kuat dari COSMO adalah posisinya sebagai pelaksana tugas, bukan hanya pemberi jawaban. Pola ini membuatnya tampak lebih dekat ke asisten yang ikut membantu menyelesaikan pekerjaan, alih-alih sekadar merespons satu permintaan dalam satu waktu.

Beberapa alat dengan nama spesifik juga ikut disebut, seperti Recall, List Tracker, Document Writer, Deep Research, dan Quick Photo Lookup. Nama-nama itu menunjukkan bahwa Google sedang menguji asisten yang bisa mengingat informasi, melacak daftar, membuat dokumen, melakukan riset lebih dalam, dan mencari informasi dari foto dengan cepat.

Gabungan proses lokal dan cloud

Dari sisi teknis, COSMO dikabarkan memakai pendekatan AI hibrida. Artinya, sebagian pemrosesan dilakukan di perangkat, sementara bagian lain ditopang kecerdasan berbasis cloud.

Bocoran yang sama juga menyebut kemungkinan pemanfaatan Gemini Nano untuk beban kerja lokal. Ukuran aplikasi yang tercatat mencapai 1,13 GB ikut memperkuat kesan bahwa banyak komponen AI memang sudah disiapkan langsung di perangkat.

Beberapa mode untuk kebutuhan berbeda

COSMO disebut memiliki tiga mode operasi, yaitu Hybrid, on-device only, dan server-assisted. Susunan ini menunjukkan bahwa Google ingin memberi fleksibilitas dalam cara tugas diproses sesuai tingkat kerumitan pekerjaan.

Mode seperti itu bisa berarti respons cepat untuk tugas ringan, sementara bantuan server dipakai saat pekerjaan membutuhkan pemrosesan yang lebih besar. Dengan model semacam ini, COSMO tampak disiapkan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai jenis interaksi di Android.

Akses sistem yang lebih dalam

Laporan yang sama menyebut COSMO tampaknya memanfaatkan akses tingkat sistem Android. Akses ini penting karena memungkinkan asisten berinteraksi lebih langsung dengan aplikasi dan konten yang sedang tampil di layar.

Jika kemampuan tersebut benar-benar menjadi bagian inti produknya, COSMO punya peluang untuk memahami konteks penggunaan ponsel secara real time. Itu membuatnya bisa membantu tanpa selalu menunggu instruksi yang sangat rinci dari pengguna.

Masih sangat eksperimental

Di sisi antarmuka, COSMO masih terlihat sederhana dan jelas belum final. Meski begitu, contoh yang terlihat menunjukkan bahwa asisten ini sudah dapat menjalankan tugas dasar seperti memasang timer.

Untuk saat ini, Google belum memberikan pengumuman resmi soal ketersediaan, peluncuran, atau posisi COSMO terhadap Gemini. Namun kemunculan singkat di Play Store sudah cukup untuk membuat banyak perhatian tertuju pada kemungkinan pengungkapan lebih lanjut di Google I/O 2026.

Source: gadgets.beebom.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru