Investor Berebut Jalur ke SpaceX, Crypto Buka Akses Saat Nilai IPO Melesat

Author: Redaksi Android62

Gelombang produk crypto yang dikaitkan dengan SpaceX kini menjadi jalur alternatif bagi investor global yang ingin ikut mengincar debut perusahaan antariksa milik Elon Musk itu. Di tengah buku pesanan Wall Street yang sudah sangat oversubscribed, berbagai platform menawarkan eksposur ke SpaceX lewat instrumen yang tidak sama dengan saham biasa.

Namun akses itu tetap datang dengan batas yang jelas. Sebagian besar produk tersebut tidak memberi dividen, hak suara, atau klaim langsung atas aset SpaceX, sehingga posisinya lebih menyerupai taruhan atas harga dan valuasi ketimbang kepemilikan perusahaan.

Produk yang tersedia lintas platform

Di sejumlah pasar, investor bisa memilih beragam bentuk eksposur, mulai dari token yang mengikuti harga saham, market prediksi, hingga kontrak derivatif. Cara ini menarik minat pengguna yang selama ini kesulitan menjangkau IPO Amerika Serikat dari luar negeri.

Kraken melalui Payward menawarkan token yang didukung saham SpaceX dengan harga penawaran tetap $135 per saham. Melalui xStocks, produk itu tersedia di lebih dari 100 negara dan ditujukan untuk investor ritel di luar AS.

Global Head of Payward Services Mark Greenberg mengatakan seorang investor ritel di Medellín, Madrid, atau Malaysia dapat memperoleh akses yang serupa. Ia juga menegaskan bahwa go public seharusnya berarti publik untuk semua orang.

Taruhan atas valuasi dan harga hari pertama

Di Polymarket, pengguna dapat memasang taruhan pada kapitalisasi pasar penutupan SpaceX. Saat ini, pasar memperkirakan nilainya akan berada di kisaran $2 triliun hingga $2.5 triliun pada hari pertama.

Di Myriad yang dimiliki oleh Dastan, perusahaan induk Decrypt, para trader memperkirakan peluang 94% bahwa kapitalisasi pasar SpaceX akan ditutup di atas $1.3 triliun pada Jumat. Kalshi tidak menawarkan taruhan serupa, meski platform itu berbasis dan diatur secara ketat di AS.

Coinbase International juga masuk lewat kontrak perpetual futures pra-IPO untuk SpaceX. Kontrak tersebut merujuk pada valuasi implisit perusahaan, lalu posisi akan disesuaikan kembali saat SpaceX resmi debut.

Di Hyperliquid, bursa terdesentralisasi, trader bisa berspekulasi lewat derivatif serupa yang tidak kedaluwarsa dan diperdagangkan sepanjang waktu. Pada saat penulisan, pasar yang dibentuk melalui TradeXYZ menilai perusahaan Musk itu di level $168 per saham.

Tokenisasi memicu perdebatan baru

Perluasan akses ini juga mengingatkan kembali pada kontroversi stock tokens yang dulu ditawarkan Robinhood kepada pelanggan di Eropa. Token yang terkait dengan SpaceX dan OpenAI itu sempat dipersoalkan oleh pembuat ChatGPT, sebelum Robinhood menjelaskan bahwa instrumen tersebut adalah “tokenized contracts that follow their price, recorded on a blockchain.”

Backpack kemudian menambah deretan produk dengan meluncurkan layanan yang memungkinkan pengguna memperdagangkan token SpaceX berbasis Solana di platformnya atau di dompet self-custodial. Token itu disiapkan untuk bisa ditebus menjadi saham tradisional, menambah opsi baru di tengah meningkatnya minat atas eksposur ke perusahaan yang belum melantai tersebut.

Meski begitu, struktur produk-produk itu tetap berbeda dari kepemilikan saham biasa. SpaceX pun menjadi contoh paling jelas tentang bagaimana crypto mencoba menjembatani permintaan investor ritel terhadap aset privat bernilai besar, sambil tetap bergerak di area regulasi yang belum sepenuhnya stabil.

Berita Terbaru