CryptoPunks V1 Kini Bisa Diperdagangkan Tanpa Wrapper, Jalan Baru untuk Kolektor Lama

Author: Redaksi Android62

Pasar CryptoPunks V1 kembali punya jalur transaksi native setelah lama bergantung pada versi terbungkus. Jalil.eth meluncurkan CryptoPunksMarket di punksmarket.app sebagai platform berbasis smart contract yang memungkinkan jual beli langsung lewat kontrak asli, tanpa wrapper.

Langkah ini langsung menarik perhatian kolektor lama yang selama ini melihat V1 sebagai bagian penting dari sejarah awal NFT Ethereum. Selama bertahun-tahun, sorotan publik lebih banyak tertuju pada V2, sementara V1 hidup di pinggir pasar karena akses perdagangannya tidak semudah koleksi yang sudah terbungkus di platform modern seperti OpenSea.

Perbedaan nasib itu berawal dari masalah pada marketplace bawaan kontrak pertama CryptoPunks. Pada kontrak awal, ada bug yang memungkinkan pembeli mengambil Punk sekaligus menarik kembali ETH yang sudah dibayarkan, sehingga jalur transaksi tersebut dianggap tidak aman.

Larva Labs merilis kontrak Punks pertama pada Juni 2017. Setelah bug itu ditemukan, tim kemudian menghadirkan V2 dengan gambar dan token ID yang sama, tetapi marketplace-nya sudah diperbaiki, dan dari sanalah V2 berkembang menjadi koleksi yang paling dikenal luas di ekosistem NFT Ethereum.

Di sisi lain, V1 tetap bertahan meski hanya dikoleksi oleh kelompok yang lebih kecil, termasuk path.eth. Selama ini, kepemilikan V1 lebih sering berpindah lewat wrapper modern daripada lewat kontrak aslinya sendiri.

CryptoPunksMarket mencoba memotong masalah lama yang membuat transaksi V1 sulit berjalan normal. Platform ini bertindak sebagai perantara dengan membeli Punk sebagai pemegang sementara, menjalankan fungsi withdraw() untuk menarik kembali ETH, lalu mengirim Punk ke pembeli dan membayarkan ETH ke penjual.

Dengan skema itu, perdagangan V1 dapat berlangsung tanpa wrapper, tetapi tetap menjaga alur transaksi agar ETH sampai ke pihak yang benar. Bagi kolektor yang menganggap daya tarik V1 justru terletak pada koneksinya yang langsung ke kontrak genesis, pendekatan ini terasa lebih dekat ke aset asli daripada sekadar versi terbungkus.

Platform baru ini juga membuka sistem bid untuk V1. Pengguna dapat memasang tawaran pada satu Punk tertentu atau pada seluruh koleksi berdasarkan trait tertentu, termasuk warna.

Meski masih sangat awal, CryptoPunksMarket sudah mencatat satu test sale dan satu penjualan organik. Itu menjadi transaksi pertama lewat kontrak V1 dalam hampir setengah dekade, sekaligus penjualan pertama dari kontrak 2017 yang ETH-nya benar-benar sampai ke penjual yang semestinya.

Sebagian besar V1 Punk masih berada dalam bentuk wrapper, sehingga proses unwrapping dan listing baru mulai berjalan. Aktivitas pasar memang masih terbatas, tetapi keberhasilan transaksi awal itu menunjukkan bahwa jalur perdagangan yang sebelumnya tertutup kini sudah tersedia.

Dari sisi valuasi, jarak antara V1 dan V2 masih sangat lebar. Floor V2 berada di sekitar 33 ETH, sedangkan V1 sekitar 2,4 ETH, dan selisih itu memperlihatkan bagaimana pasar masih memberi bobot berbeda antara konsensus budaya pada V2 dan nilai historis pada V1.

Dengan marketplace native yang kembali hidup, perhatian terhadap V1 berpotensi meningkat. Namun, belum ada kepastian apakah jalur baru ini akan cukup kuat untuk mempersempit jarak valuasi yang selama ini memisahkan dua versi CryptoPunks tersebut.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru