Manchester City tidak hanya dituntut menjaga fokus, tetapi juga menjaga laju jika masih ingin terus menekan Arsenal di papan atas Liga Inggris. Laga melawan Crystal Palace di Stadion Etihad menjadi salah satu ujian penting, apalagi jarak dengan Arsenal sudah melebar menjadi lima poin.
Pep Guardiola menegaskan bahwa City harus menaruh perhatian penuh pada permainan sendiri, bukan pada perdebatan yang muncul dari keputusan VAR. Ia menilai energi tim akan jauh lebih berguna bila diarahkan untuk memperbaiki kinerja di lapangan dan menyelesaikan tugas mereka dengan lebih baik.
Sikap itu muncul setelah Arsenal menang atas West Ham United dalam laga yang memunculkan kontroversi keputusan VAR. Hasil tersebut ikut membuat tekanan di kubu City meningkat, karena persaingan gelar kini semakin rapat dan ruang untuk terpeleset semakin kecil.
Guardiola mengakui ada kekecewaan terhadap keputusan VAR, tetapi ia tidak ingin itu dijadikan alasan untuk menurunkan standar permainan tim. Dalam konferensi pers jelang laga kontra Crystal Palace, ia mengingatkan bahwa kehilangan fokus justru bisa berbahaya di fase seperti ini.
“Saya selalu belajar bahwa ketika Anda kehilangan fokus, itu berbahaya,” ujar Guardiola, dikutip dari Manchester Evening News. Ia menegaskan bahwa City hanya bisa mengendalikan apa yang terjadi di lapangan, bukan keputusan yang lahir dari luar permainan.
Pandangan Guardiola terhadap VAR memang bukan hal baru. Ia menyebut dirinya tidak pernah benar-benar percaya pada teknologi itu sejak lama berada di sepak bola Inggris.
Menurut Guardiola, VAR kerap menghadirkan ketidakkonsistenan dan menimbulkan tanda tanya di banyak pertandingan. Karena itu, ia tidak ingin polemik tersebut menggeser perhatian tim dari target utama mereka di sisa musim.
Di tengah situasi itu, Crystal Palace tetap dipandang sebagai lawan yang harus dihormati. Guardiola menilai tim tersebut tetap profesional dan akan datang ke Etihad untuk tampil maksimal.
City sendiri membutuhkan kemenangan agar peluang mengejar Arsenal tetap hidup sampai akhir musim. Tiga poin juga penting untuk menjaga ritme permainan mereka di fase akhir kompetisi yang semakin padat tekanannya.
Ada pula perhatian pada kondisi skuad menjelang pertandingan. Rodri masih dipantau karena menjalani pemulihan cedera pangkal paha, sementara Abdukodir Khusanov sudah kembali berlatih dan masih membuka peluang masuk skuad.
Guardiola juga diperkirakan melakukan rotasi pemain demi menjaga kebugaran tim. Langkah itu bukan hanya untuk menghadapi Crystal Palace, tetapi juga sebagai bagian dari persiapan menuju final FA Cup sambil tetap menjaga persaingan di jalur perebutan gelar Liga Inggris.
Source: www.suara.com






