Daftar Tamu Met Gala 2026 Makin Ketat, Banyak Selebritas Memilih Tak Hadir

Author: Redaksi Android62

Met Gala 2026 kembali menunjukkan bahwa daftar tamu di ajang ini tidak hanya ditentukan oleh nama besar dan busana mencolok. Di balik kilau karpet merah, ada deretan figur publik yang dijauhkan, tidak diundang, atau memilih absen dengan alasan masing-masing.

Ajang yang digelar di Metropolitan Museum of Art, New York City, itu tetap membawa tema “Costume Art” dengan dress code “Fashion Is Art”. Namun, pembicaraan tentang siapa yang hadir justru sama kuatnya dengan perhatian terhadap busana yang tampil di malam itu.

Sorotan tidak hanya tertuju pada mode

Kritik terhadap Met Gala 2026 juga mengarah ke nama Jeff Bezos dan Lauren Sánchez. Keduanya disebut sebagai sponsor utama sekaligus menempati posisi kehormatan, dan hal itu memicu penolakan dari sejumlah aktivis di New York.

Penolakan itu muncul karena mereka menyoroti isu ketenagakerjaan di Amazon dan ketimpangan ekonomi di Amerika. Bagi sebagian pihak, kemewahan Met Gala terasa kontras dengan tekanan sosial yang sedang dirasakan banyak orang.

Nama besar yang tak lagi dekat dengan panggung Met Gala

Salah satu figur yang paling jelas dipastikan tidak kembali adalah Donald Trump. Anna Wintour bahkan pernah menegaskan dalam wawancara televisi bahwa Trump tidak akan diundang lagi.

Trump dulu sempat menjadi tamu rutin pada era 2000-an. Namun, hubungan personal dan dinamika politik membuat namanya hilang dari daftar undangan.

Met Gala sendiri dikenal sangat ketat dalam menyusun daftar tamu. Pengunjung yang merokok di area galeri museum atau menyentuh karya seni berisiko dicoret dari undangan pada tahun-tahun berikutnya.

Kontroversi yang membuat jarak makin lebar

Sejumlah nama lain juga kerap disebut menjauh dari lingkaran Met Gala setelah komentar atau kontroversi yang memicu jarak dengan penyelenggara. Tim Gunn mengaku tak lagi diundang setelah menceritakan kisah yang dianggap mempermalukan Anna Wintour.

Rachel Zoe juga sempat dikabarkan tersingkir dari daftar tamu setelah komentarnya dinilai menyinggung otoritas Wintour. Sementara itu, Kanye West berada dalam posisi yang makin sulit setelah serangkaian kontroversi publik, termasuk komentar antisemitisme.

Kerja sama Kanye dengan Vogue dilaporkan berakhir. Kondisi itu membuat peluangnya untuk kembali ke Met Gala nyaris tertutup.

Ada yang memilih menjauh, bukan dilarang

Tidak semua absensi berasal dari larangan. Sebagian selebritas memilih menjauh karena merasa pengalaman di Met Gala terlalu melelahkan atau tidak nyaman.

Tina Fey pernah menyebut acara itu melelahkan dan terlalu sarat pencitraan. Amy Schumer bahkan menggambarkan pengalamannya seperti hukuman karena percakapan di dalam acara terasa palsu.

Zayn Malik juga pernah menyampaikan pandangan serupa. Ia menilai Met Gala terlalu menonjolkan budaya pamer diri.

Demi Lovato mengaku pengalaman emosionalnya di acara itu cukup berat. Setelah itu, ia memilih pergi lebih awal untuk menenangkan diri.

Absensi besar yang tetap terasa

Met Gala 2026 juga kehilangan dua nama yang kerap mencuri perhatian, yakni Zendaya dan Ariana Grande. Zendaya absen karena jadwal kerja yang padat, sedangkan Ariana Grande memilih mengurangi eksposur publik untuk fokus pada proyek musik terbarunya.

Ketiadaan keduanya terasa besar bagi penggemar. Keduanya dikenal sering menjadi pusat sorotan lewat penampilan ikonik di karpet merah.

Dengan rangkaian absensi, boikot, dan daftar tamu yang menyusut di sejumlah nama penting, Met Gala 2026 memperlihatkan bahwa undangan di acara mode paling eksklusif itu kini tidak semata soal prestise. Posisi, prinsip, dan hubungan personal ikut menentukan siapa yang akhirnya mendapat tempat di sana.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru