Daihatsu kembali menunjukkan dominasinya di segmen mobil di bawah Rp300 juta setelah mencatat penjualan ritel 12.531 unit pada Mei 2026. Capaian itu membuat pangsa pasar merek ini naik menjadi 17,4 persen di Indonesia.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa strategi mobil murah dan fungsional masih sangat kuat di pasar nasional. Di tengah persaingan yang ketat, Daihatsu tetap bertumpu pada model yang dekat dengan kebutuhan harian konsumen dan pelaku usaha.
Gran Max, Sigra, dan Ayla Jadi Penopang Utama
Gran Max Series menjadi andalan di lini kendaraan komersial karena menyasar kebutuhan mobilitas usaha yang menuntut kendaraan efisien dan fungsional. Model ini tetap memegang peran penting dalam menjaga volume penjualan Daihatsu.
Di segmen mobil penumpang murah, Sigra dan Ayla terus menjadi tulang punggung utama. Keduanya memberi kontribusi besar pada penjualan nasional Daihatsu, terutama karena berada di jalur LCGC yang masih diminati pasar.
Kombinasi model penumpang dan komersial membuat Daihatsu tidak bergantung pada satu segmen saja. Saat konsumen mencari kendaraan keluarga yang ekonomis, Sigra dan Ayla hadir sebagai pilihan yang relevan.
Sementara itu, ketika pelaku usaha membutuhkan kendaraan kerja, Gran Max Series tetap mengisi kebutuhan tersebut dengan karakter yang sesuai untuk penggunaan harian.
Produksi Lokal Jadi Kekuatan Tambahan
Salah satu penopang penting performa Daihatsu adalah dominasi produk rakitan dalam negeri. Sekitar 99 persen kendaraan yang terjual merupakan produk lokal.
Fakta itu menunjukkan bahwa lini produksi domestik Daihatsu mampu menjawab kebutuhan pasar Indonesia. Relevansinya terasa di sektor kendaraan penumpang maupun komersial.
Dominasi produk lokal juga menegaskan bahwa strategi Daihatsu tidak hanya bertumpu pada harga. Perusahaan ini juga mengandalkan kesesuaian produk dengan karakter mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.
Menurut Daihatsu, kebutuhan tersebut datang dari kawasan urban hingga rural. Kontribusi dari dua wilayah itu ikut mendorong pertumbuhan pasar merek ini.
Harga Terjangkau Masih Menjadi Alasan Utama
Permintaan terhadap kendaraan fungsional dan ekonomis masih menjadi fondasi penting pasar otomotif nasional. Hal ini terlihat dari kuatnya penjualan model yang menawarkan biaya kepemilikan lebih terjangkau.
Di kota-kota besar, Sigra dan Ayla tetap relevan untuk kebutuhan keluarga dan mobilitas harian. Di sisi lain, Gran Max mempertahankan posisinya sebagai kendaraan kerja yang banyak dipilih pelaku usaha.
Kombinasi harga terjangkau dan efisiensi bahan bakar membuat Daihatsu tetap kompetitif di segmen bawah Rp300 juta. Dua faktor itu masih menjadi pertimbangan utama konsumen dalam memilih kendaraan pribadi maupun kendaraan usaha.
Upaya Menjaga Momentum Penjualan
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang terus memilih Daihatsu sebagai solusi mobilitas. Ia juga menyebut kenaikan pangsa pasar menjadi motivasi untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Untuk menjaga ritme penjualan, Daihatsu menggulirkan program Midyear Surprise Deal yang berlangsung hingga 31 Juli 2026. Program ini memberi berbagai kemudahan melalui paket kredit dan tukar tambah.
Daihatsu juga menawarkan peluang memenangkan mobil Daihatsu modifikasi spesial dalam program tersebut. Insentif seperti ini menjadi cara perusahaan mempertahankan minat pasar di segmen yang volumenya besar dan persaingannya sangat ketat.
Dengan penjualan ritel 12.531 unit pada Mei 2026, pangsa pasar 17,4 persen, serta dukungan kuat dari Gran Max Series, Sigra, dan Ayla, Daihatsu masih memegang kendali di kelas mobil murah. Dominasi produk lokal yang mencapai sekitar 99 persen turut memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia.
