Daihatsu mencatat kenaikan penjualan retail pada Mei 2026 di tengah pasar mobil baru yang masih lesu. Distribusi dari diler ke konsumen itu mencapai 12.531 unit, menjadi capaian tertinggi perusahaan sepanjang Januari-Mei 2026.
Di saat penjualan mobil baru secara kumulatif belum pulih, pangsa pasar Daihatsu ikut naik menjadi 17,4 persen. Posisi tersebut menunjukkan merek ini masih mampu menjaga daya tahan di tengah kondisi pasar yang menantang.
Andalan penjualan tetap bertumpu pada model populer
Kontributor utama penjualan Daihatsu pada Mei 2026 masih datang dari Gran Max Series. Model niaga itu tetap menjadi tumpuan ketika permintaan cenderung berhati-hati, terutama dari pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan fungsional.
Di segmen mobil penumpang terjangkau, Daihatsu Sigra dan Ayla juga terus menjadi andalan. Kedua model ini menyasar pembeli mobil pertama, kelompok yang selama ini penting bagi volume penjualan Daihatsu.
Pola itu memperlihatkan kombinasi yang menopang performa Daihatsu, yakni kendaraan niaga dan mobil penumpang berharga terjangkau. Strategi tersebut dinilai relevan saat pembeli semakin selektif menentukan kendaraan di tengah pasar yang bergerak lambat.
Mayoritas penjualan datang dari produksi dalam negeri
Komposisi penjualan Daihatsu masih didominasi mobil hasil produksi dalam negeri. Fakta itu menegaskan peran kuat model rakitan lokal dalam menjaga permintaan, terutama di segmen yang sensitif terhadap harga dan kebutuhan harian.
Sri Agung Handayani, Marketing Director & Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, menyebut kenaikan pangsa pasar menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Ia juga menekankan kontribusi wilayah urban hingga rural dalam pertumbuhan pasar Daihatsu.
Performa lima bulan bergerak stabil
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan penjualan Daihatsu sepanjang 2026 berada di kisaran 11 ribu sampai 12 ribuan unit. Ritme itu membuat performa Daihatsu terlihat konsisten meski pasar mobil baru tidak sedang dalam kondisi kuat.
Pada Januari, penjualan retail Daihatsu tercatat 11.202 unit. Angka itu kemudian naik menjadi 12.336 unit pada Februari, sebelum sempat turun ke 11.115 unit pada Maret.
Performa kembali membaik pada April dengan 12.300 unit. Lalu Mei menjadi bulan tertinggi dalam lima bulan pertama tahun ini dengan 12.531 unit, sekaligus menegaskan tren kenaikan yang masih bertahan.
Program tengah tahun untuk menjaga momentum
Untuk mempertahankan laju penjualan, Daihatsu menyiapkan program Midyear Surprise Deal pada periode 1 Mei-31 Juli 2026. Program ini memberi kesempatan kepada pembeli mobil Daihatsu untuk memenangkan unit yang dimodifikasi secara spesial.
Daihatsu juga menyertakan paket tukar tambah, kredit, dan diskon spesial. Skema tersebut dirancang agar pembelian kendaraan menjadi lebih mudah di tengah pasar yang belum sepenuhnya pulih.
Dengan kombinasi model andalan, produksi lokal, dan dorongan promosi, Daihatsu berupaya menjaga volume tetap bergerak saat pasar mobil baru masih lesu. Kinerja pada Mei 2026 menjadi sinyal bahwa merek ini masih punya ruang kuat untuk bertahan di tengah persaingan yang ketat.
