Dana DHE Mengalir Kuat ke Bank, Rekening Dolar Naik 58,2% dalam Setahun

Rekening dolar di perbankan nasional mencatat lonjakan tajam pada Mei 2026, seiring derasnya penempatan Devisa Hasil Ekspor atau DHE ke bank-bank domestik. Data LPS menunjukkan jumlah rekening USD mencapai 8.918.054 rekening, tumbuh 58,2% secara tahunan.

Kenaikan itu jauh melampaui pertumbuhan rekening rupiah yang hanya 8,4%. Di sisi nominal, simpanan valuta asing juga meningkat menjadi Rp1.714,76 triliun atau naik 18,7% secara tahunan, sedangkan simpanan rupiah tercatat Rp8.615,16 triliun dengan pertumbuhan 12,4%.

DHE menjadi penopang utama pertumbuhan rekening valas

Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi menilai arus dana DHE yang masuk ke bank Himbara cukup tinggi. Menurut dia, kondisi itu ikut mendorong pertumbuhan rekening valuta asing karena hasil ekspor kembali masuk ke sistem perbankan domestik.

Hery mengatakan selama DHE hasil ekspor kembali ke perbankan dan masuk melalui bank-bank Himbara, pertumbuhan rekening valas akan terus terdorong. Efeknya sudah terlihat pada lonjakan jumlah rekening USD dan kenaikan nominal simpanan valas secara keseluruhan.

Jenis SimpananNominal atau JumlahPertumbuhan Tahunan
Rekening USD8.918.054 rekening58,2%
Rekening RupiahData jumlah tidak disebutkan8,4%
Simpanan ValasRp1.714,76 triliun18,7%
Simpanan RupiahRp8.615,16 triliun12,4%

Aturan baru memperketat penempatan devisa

Pemerintah pada awal Juni 2026 memberlakukan PP No. 21/2026 tentang Perubahan Ketiga Atas PP No. 36/2023 mengenai DHE dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan atau pengolahan sumber daya alam. Aturan itu menggantikan PP No. 8/2025 yang dinilai kurang berdampak dalam mengamankan pasokan valas domestik, terutama saat cadangan devisa.

Beleid baru tersebut mewajibkan penempatan devisa di bank Himbara dengan skema retensi yang lebih ketat. Untuk industri migas, minimal 30% harus ditahan selama tiga bulan, sedangkan industri nonmigas wajib menahan 100% selama 12 bulan.

Selain itu, batas konversi DHE valas ke rupiah kini dibatasi maksimal 50%. Pembatasan ini membuat lebih banyak dana tetap berada di sistem perbankan dalam bentuk valuta asing dan ikut memperkuat tren kenaikan rekening dolar yang tercatat LPS.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa kebijakan DHE bukan hanya memengaruhi aliran devisa ke bank, tetapi juga komposisi simpanan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan penempatan dana yang lebih tertahan di perbankan domestik, porsi simpanan valas tercatat semakin menonjol di tengah pertumbuhan simpanan rupiah yang lebih moderat.

Data terbaru LPS dan penjelasan Perbanas memperlihatkan hubungan yang makin jelas antara pengetatan penempatan DHE dan lonjakan rekening valas. Di saat aturan baru mulai berjalan, bank-bank Himbara menjadi saluran utama yang menjaga devisa ekspor tetap berputar di dalam sistem keuangan nasional.

Source: finansial.bisnis.com
Berita Terkait