Motorola menempatkan Edge 70 Fusion sebagai model paling tinggi di jajaran ini. Ponsel tersebut dibekali layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 2772 x 1272 piksel dengan refresh rate 144Hz, yang menjadi angka tertinggi di antara empat model yang dibahas.
Di bawahnya, Motorola tetap menjaga pola yang sama pada lini lain, yaitu RAM 8 GB dan baterai besar. Kombinasi ini diarahkan untuk pengguna yang aktif scrolling media sosial, multitasking, streaming, hingga bermain game tanpa terlalu sering mencari colokan.
Model paling terjangkau dengan baterai 7.000 mAh
Untuk yang ingin masuk ke daftar ini dengan harga paling rendah, Moto G06 Power hadir di Rp2.499.000. Ponsel ini membawa baterai 7.000 mAh yang disebut sanggup menemani aktivitas hingga dua hari.
Moto G06 Power juga memakai layar IPS LCD 6,88 inci dengan refresh rate 120Hz. Di sektor performa, perangkat ini mengandalkan MediaTek Helio G81 Extreme, RAM 8 GB, dan memori internal 128 GB.
Motorola turut menanamkan Android 15 dengan antarmuka Hello UI pada model ini. Sisi kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP.
Naik kelas dengan penyimpanan lebih lega
Pilihan berikutnya adalah Moto G57 Power yang dipasarkan seharga Rp3.399.000. Model ini memakai Snapdragon 6s Gen 4 berbasis 4nm dan tetap dipadukan dengan RAM 8 GB.
Layarnya menggunakan panel IPS LCD 6,72 inci dengan resolusi Full HD+ 1080 x 2400 piksel dan refresh rate 120Hz. Penyimpanan internalnya juga lebih besar, yaitu 256 GB.
Baterai 7.000 mAh masih menjadi andalan utama, kali ini dengan tambahan pengisian cepat 30W TurboPower. Untuk kamera, tersedia kamera belakang 50 MP + 8 MP dan kamera depan 8 MP.
Opsi menengah dengan layar pOLED
Di level berikutnya ada Motorola G86 5G yang dijual Rp4.399.000. Perangkat ini membawa layar pOLED 6,67 inci dengan dukungan 1 miliar warna, HDR10+, resolusi 1220 x 2712 piksel, dan refresh rate 120Hz.
Motorola memasangkan MediaTek Dimensity 7400 berbasis 4nm, RAM 8 GB, dan memori internal 256 GB pada model ini. Sistem operasinya sudah menggunakan Android 15.
Bagian kameranya terasa lebih lengkap lewat kamera utama 50 MP ber-OIS, kamera ultrawide 8 MP, dan kamera depan 32 MP. Untuk daya tahan, ponsel ini memakai baterai 6.720 mAh dengan pengisian 30W.
Paling mahal, layar paling cepat
Edge 70 Fusion berada di posisi tertinggi dengan harga Rp6.499.000. Ponsel ini ditujukan bagi pengguna yang mengejar layar besar, performa lebih tinggi, dan baterai jumbo dalam satu paket.
Selain refresh rate 144Hz, perangkat ini juga memakai Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4, RAM 8 GB, serta memori internal 256 GB. Sistem operasinya sudah menjalankan Android 16.
Di bagian kamera, tersedia kamera utama 50 MP OIS, lensa ultrawide 13 MP, dan kamera depan 32 MP. Motorola juga tetap mempertahankan baterai 7.000 mAh pada model ini untuk mendukung gaming, streaming, dan multitasking dalam durasi panjang.
Ringkasan empat model
Moto G06 Power hadir sebagai pintu masuk paling murah dengan baterai 7.000 mAh dan harga Rp2.499.000. Moto G57 Power menawarkan penyimpanan 256 GB dan pengisian 30W TurboPower di harga Rp3.399.000, sementara Motorola G86 5G membawa layar pOLED dan kamera yang lebih lengkap di Rp4.399.000.
Edge 70 Fusion menjadi varian teratas dengan layar AMOLED 144Hz, Snapdragon 7s Gen 4, dan baterai 7.000 mAh. Empat model ini menunjukkan strategi Motorola yang konsisten menggabungkan RAM 8 GB dan baterai besar di beberapa kelas harga.
