Dari Defender Klasik Hingga Modern, Kahn Design Buka Pesanan Kustom Satu Garis Desain

Author: Redaksi Android62

Kahn Design merancang tiga Defender dari tiga era berbeda agar bisa tampil dalam satu bahasa desain yang serasi. Ketiganya tidak berdiri sebagai proyek terpisah, melainkan sebagai koleksi yang menunjukkan bagaimana warisan Land Rover dapat dibaca ulang tanpa kehilangan ciri dasarnya.

Yang menarik, semua mobil itu bisa dipesan secara bespoke sesuai selera pemilik. Pendekatan ini membuat restorasi Defender klasik dan kreasi coachbuilt berada dalam ruang yang sama, dari sisi karakter maupun arah personalisasinya.

Satu warna, tiga karakter

Benang merah paling mudah terlihat ada pada pilihan warna Fjord Green. Kahn Design memakai warna yang sama untuk menyatukan ketiga mobil, lalu memberi sentuhan detail berbeda pada masing-masing model agar identitasnya tetap terasa.

Pada trio ini, perbedaan justru muncul lewat gril, pelek, dan proporsi bodi. Hasilnya adalah tiga Defender yang terasa saling terkait, tetapi tetap punya peran dan nuansa masing-masing.

Defender klasik dengan sentuhan Heritage

Model pertama adalah Heritage Remastered Classic Defender, yang menjadi representasi akar dari garis keturunan Defender. Mobil ini menggunakan gril kisi-kisi Heritage khas Kahn, fascia hitam mengilap, serta emblem “90” yang menandai konfigurasi jarak sumbu rodanya.

Di bagian kaki-kaki, Heritage Remastered memakai pelek Huntsman Retro Classic 18 inci. Pelek tersebut diberi pinstripe yang senada dengan bodi dan dipasangkan dengan ban all-terrain untuk mempertahankan kesan tangguh.

Jembatan antara lama dan baru

Model kedua hadir lewat Homage II, Defender coachbuilt dari Flying Huntsman, divisi coachbuilding milik Kahn. Mobil ini terinspirasi dari Land Rover Series II, lalu diterjemahkan ulang lewat bodi khusus dan proporsi yang disempurnakan.

Homage II tetap berada dalam tema Fjord Green, tetapi tampil dengan gril jaring Hyper Silver dan pelek RS-Forged Rostyle 18 inci. Ban all-terrain pada mobil ini ikut menjaga nuansa utilitarian yang masih kuat, sekaligus menegaskan posisinya sebagai penghubung antara Defender lawas dan pendekatan pembuatan bodi modern.

Defender modern yang tetap satu keluarga

Model ketiga adalah Defender 90 kontemporer yang mewakili era paling baru dalam trio ini. Meski tampil lebih modern, mobil ini tetap memakai gril kisi-kisi Heritage yang sama agar kesinambungan desainnya tidak terputus.

Pada model modern itu, gril diselesaikan dengan warna Hyper Silver untuk menggemakan detail pada Homage II. Defender 90 juga menggunakan pelek British Heritage 20 inci dengan ban all-terrain, sehingga hubungan visualnya dengan dua model lain tetap terasa jelas.

Konsistensi itulah yang membuat ketiganya tampak seperti satu keluarga besar. Warna, pilihan gril, ukuran pelek, dan ban all-terrain menjadi elemen yang mengikat tiga generasi Defender dalam satu tema yang utuh.

Bebas dipersonalisasi sesuai arah yang dipilih

Kekuatan utama proyek ini tidak hanya ada pada tampilannya, tetapi juga pada fleksibilitas pemesanannya. Kahn Design menegaskan bahwa pemilik bisa memesan restorasi Defender klasik maupun kreasi coachbuilt sesuai keinginan masing-masing.

Dengan pendekatan itu, setiap unit berpotensi punya karakter yang sangat spesifik. Pemilik tidak dipaksa mengikuti satu resep yang kaku, karena mereka dapat memilih arah yang lebih klasik atau lebih modern sesuai selera.

Melalui Heritage Remastered Classic Defender, Homage II coachbuilt Defender, dan Defender 90 modern, Kahn Design menunjukkan bahwa satu tema bisa menjembatani tiga generasi tanpa menghapus identitas dasarnya. Trio berkelir Fjord Green ini sekaligus memperlihatkan bagaimana Defender dapat disusun ulang sebagai koleksi yang tetap setia pada akar historisnya, namun tetap terbuka untuk visi pribadi pemilik.

Source: kabaroto.com
Berita Terbaru