Dari Misteri Keluarga hingga DMZ, Tiga Thriller Korea Ini Paling Ditunggu Tahun Depan

Author: Redaksi Android62

Dua film Korea, HOPE dan Colony, sudah lebih dulu menarik perhatian sebelum jadwal tayangnya tiba. Keduanya sama-sama datang dengan nama besar di kursi sutradara, jajaran pemain papan atas, dan sambutan awal yang cukup kuat di Cannes Film Festival.

Di antara tiga judul yang paling dinanti, keduanya juga sama-sama membawa skala cerita yang besar, meski dengan ancaman yang berbeda. HOPE bergerak ke ketegangan di wilayah DMZ, sementara Colony mengandalkan teror wabah virus mematikan yang berubah menjadi serangan zombie.

HOPE dan tekanan di kawasan DMZ

HOPE mempertemukan Hwang Jung Min, Jo In Sung, dan Jung Ho Yeon dalam satu proyek thriller yang disiapkan untuk musim panas 2026. Film ini disutradarai Na Hong Jin, sosok di balik The Wailing, sehingga ekspektasi terhadap intensitas ceritanya ikut meningkat.

Cerita HOPE berpusat pada Beom Seok, kepala kantor cabang Pelabuhan Hopo yang berada di Zona Demiliterisasi atau DMZ. Kekacauan dimulai setelah seorang pemuda setempat melaporkan kemunculan harimau, lalu seluruh desa masuk kondisi darurat saat mereka menghadapi kenyataan yang tak terbayangkan.

Film ini juga sudah diundang ke Cannes Film Festival 2026 dan meraih standing ovation selama 7 menit. Dengan kombinasi pemain utama yang kuat dan nama sutradara yang sudah dikenal lewat karya thriller besar, HOPE menjadi salah satu judul yang paling diperhatikan untuk musim panas 2026.

Colony, virus mematikan, dan gedung yang terkunci

Jika HOPE menawarkan ketegangan di area sensitif, Colony hadir dengan ancaman bencana biologis di ruang tertutup. Film horor thriller ini dibintangi Jun Ji Hyun, Koo Kyo Hwan, dan Ji Chang Wook, lalu digarap oleh Yeon Sang Ho, sutradara Train to Busan dan Peninsula.

Cerita Colony mengikuti para penyintas yang terjebak di sebuah gedung pencakar langit yang diisolasi akibat virus mematikan. Situasi di dalam gedung makin tidak terkendali saat orang-orang yang terinfeksi berubah menjadi zombie.

Colony langsung mencuri sorotan global begitu daftar pemain utamanya diumumkan. Film ini juga mencatat pencapaian awal yang kuat dengan menjadi film terlaris di pemutaran perdananya pada 21 Mei lalu, serta mendapat standing ovation selama 7 menit di Cannes Film Festival.

Di Indonesia, Colony dijadwalkan tayang di bioskop pada 3 Juni 2026. Antusiasme terhadap film ini ikut naik karena perpaduan premis bencana, elemen zombie, dan jajaran pemain yang sudah sangat dikenal penonton.

The Eyes membawa ketegangan yang lebih personal

Berbeda dari dua judul lain yang mengandalkan skala ancaman besar, The Eyes bergerak lewat konflik keluarga yang lebih intim. Film ini menandai kembalinya Shin Min Ah setelah sukses lewat serial Netflix Karma pada 2025.

The Eyes mengikuti seorang perempuan yang perlahan kehilangan penglihatannya karena penyakit genetik. Di saat yang sama, ia berusaha mengungkap kematian misterius saudara kembarnya.

Shin Min Ah memerankan dua karakter kembar bernama Seo In dan Seo Jin. Seo In digambarkan sebagai seniman keramik tunanetra yang sukses namun meninggal secara misterius, sedangkan Seo Jin adalah fotografer yang mulai kehilangan penglihatannya akibat neuropati optik herediter.

Sebelum penglihatannya hilang sepenuhnya, Seo Jin mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada saudara kembarnya. The Eyes dijadwalkan tayang di bioskop pada 24 Juni 2026, dan menjadi pilihan berbeda di antara thriller Korea lain yang lebih menonjolkan bencana besar atau situasi darurat.

Tiga film ini memperlihatkan bagaimana thriller Korea terus bergerak di jalur yang beragam, dari wabah dan zombie, misteri keluarga, sampai ancaman di DMZ. Dengan sambutan awal yang sudah kuat untuk Colony dan HOPE, sorotan terhadap ketiganya diperkirakan masih akan terus menguat menjelang jadwal rilis masing-masing.

Source: www.beautynesia.id
Berita Terbaru