Dell XPS 13 13,4 Inci 2.5K 120Hz Dibuka Mulai Rp9 Jutaan, Siap Menekan MacBook Neo

Bocoran tentang Dell XPS 13 terbaru langsung menarik perhatian karena angka yang muncul berada di titik yang tidak biasa untuk lini XPS, yaitu harga awal $599. Di kelas laptop tipis 13 inci, banderol seperti ini membuat perangkat tersebut berpotensi masuk ke radar lebih banyak pembeli, terutama mereka yang mencari desain premium tanpa harga setinggi biasanya.

Posisi itu juga membuat Dell XPS 13 baru tampak disiapkan untuk berhadapan langsung dengan MacBook Neo. Keduanya sama-sama disebut bermain di segmen harga $599, sehingga persaingan di kelas laptop ringkas ini terasa lebih ketat dari biasanya.

Harga masuk yang jarang terlihat di XPS

Dell selama ini identik dengan laptop premium, jadi bocoran harga awal $599 menjadi sorotan tersendiri. Titik masuk tersebut dinilai lebih ramah bagi pelajar dan pekerja yang ingin perangkat ringan untuk mobilitas harian.

Dengan pendekatan seperti itu, Dell tampaknya ingin memperluas jangkauan XPS ke pengguna yang sebelumnya mungkin menganggap lini ini terlalu mahal. Jika angka tersebut akurat, XPS 13 akan masuk ke kategori yang lebih terjangkau tanpa meninggalkan citra premiumnya.

Spesifikasi yang tetap terasa kelas menengah atas

Yang membuat bocoran ini semakin menarik adalah isi spesifikasinya. Perangkat ini dikabarkan akan hadir dengan Intel Core 5 320 atau Intel Core Ultra 7 355, dua opsi yang menunjukkan Dell tidak menurunkan kelas performanya hanya demi harga awal yang rendah.

Di sisi layar, bocoran menyebut panel sentuh 13,4 inci dengan resolusi 2.5K. Refresh rate 120Hz juga masuk dalam daftar, begitu pula cakupan warna 100 persen DCI-P3 yang biasanya dicari pengguna yang peduli pada tampilan visual dan akurasi warna.

RAM dan penyimpanan dibuat fleksibel

Dell XPS 13 generasi baru ini juga disebut menyediakan beberapa pilihan memori, yaitu 8GB, 16GB, dan 32GB. Untuk penyimpanan, opsi yang beredar berada di kisaran 256GB sampai 1TB.

Kombinasi tersebut memberi ruang bagi kebutuhan yang berbeda-beda. Pengguna ringan bisa memilih konfigurasi bawah, sementara pengguna yang menyimpan banyak file kerja atau butuh ruang lebih lega bisa melihat opsi yang lebih besar.

Baterai dan mobilitas jadi poin penting

Salah satu detail yang paling menonjol adalah klaim daya tahan baterai hingga 17 jam. Angka itu bahkan sedikit melampaui klaim 16 jam pemutaran video pada MacBook Neo, sehingga menjadi nilai jual penting bila performanya benar-benar mendekati angka tersebut dalam pemakaian nyata.

Bagi mahasiswa, pekerja jarak jauh, atau pengguna yang sering berpindah tempat, ketahanan baterai seperti ini biasanya menjadi pertimbangan utama. Laptop tipis tidak hanya dinilai dari bodi ringkas, tetapi juga dari seberapa lama perangkat bisa bertahan tanpa sering mencari colokan.

Fitur modern untuk perangkat yang tetap ramping

Dari sisi konektivitas, bocoran menyebut dukungan WiFi 7 dan Bluetooth 6.0. Kehadiran dua standar ini memberi kesan bahwa Dell menyiapkan XPS 13 agar tetap relevan untuk penggunaan jangka panjang.

Sektor audio juga ikut diperhatikan lewat sistem quad-speaker yang disebut ikut hadir. Sementara itu, bodinya dikabarkan memiliki ketebalan 12,7 mm, angka yang menegaskan karakter tipis dan mudah dibawa dari seri XPS.

Di atas kertas, kombinasi harga awal $599, layar 2.5K 120Hz, pilihan prosesor yang lebih tinggi, serta baterai yang diklaim tahan lama membuat Dell XPS 13 baru terlihat serius mengganggu peta persaingan laptop tipis premium. Selama belum ada pengumuman resmi dari Dell, semua detail tersebut masih bisa berubah, tetapi arah produknya sudah cukup jelas: lebih terjangkau, tetap premium, dan siap menekan MacBook Neo di kelas yang sama.

Source: tech.sportskeeda.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer